Mahasiswa KKN UII Diminta Kembangkan Potensi Unggulan

Editor: KRjogja/Gus

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 992 mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Kabupaten Purworejo. Mereka diminta untuk mengembangkan potensi unggulan desa demi kesejahteraan masyarakat.

Mahasiswa diterjunkan ke 23 desa di delapan kecamatan. "Kami harap mahasiswa mampu merealisasikan tema pengembangan desa berbasis potensi unggulan," ujar Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Purworejo, Gentong Sumharjono, menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, Jumat (2/8).

Menurutnya, mahasiswa harus bisa mengawal dan memberi arahan untuk program yang sedang dilaksanakan desa. Saat ini, lanjutnya, desa sedang semangat menjalankan usaha peningkatan ekonomi desa melalui bumdes.

Muara upaya pendampingan itu, kata Gentong, adalah munculnya aneka kegiatan produktif yang menjadi indikasi bahwa masyarakat sudah berdaya. Kemiskinan di desa-desa tersebut berhasil dientaskan.

Kabupaten Purworejo memiliki angka kemiskinan 11,8 persen dari total jumlah penduduk. Persentase itu turun dibandingkan tahun 2017 yang yang mencapai 13,67 persen. "Angka kemiskinan bisa ditekan, namun jumlah tetap masih banyak. Maka kami harap mahasiswa bisa membantu mereka, setidaknya membuat landasan konsep pemberdayaan yang kelak bisa diteruskan warga setelah KKN berakhir," terangnya.

Namun, Gentong juga mengingatkan mahasiswa untuk tidak membuat dan mengajukan proposal bantuan untuk donatur. Kegiatan KKN yang bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan, lanjutnya, akan banyak diisi berbagai kegiatan perayaan di desa. "Pengajuan proposal bantuan hendaknya dihindari karena bisa menimbulkan hak yang tidak baik. Mahasiswa harus mengarahkan panitia untuk lebih kreatif dalam menyelenggarakan kegiatan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UII Dr Nur Fitri MSi mengemukakan, mahasiswa diterjunkan di Kecamatan Bener, Bagelen, Purworejo, Bruno, Purwodadi, Kemiri, Grabag, dan Ngombol. KKN dilaksanakan selama 1 bulan yakni 30 Juli hingga 30 Agustus mendatang.  

Nur Fitri mengapresiasi sambutan baik dari masyarakat dan Pemkab Purworejo. "Sambutan ini tentunya jadi modal mahasiswa untuk lebih maksimal dalam mengaplikasikan ilmu mereka kepada masyarakat," tandasnya. (Jas)

 

 

UII

BERITA REKOMENDASI