Mahasiswa Polsa Diajak Cerdas Berliterasi

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Cerdas berliterasi digital adalah salah satu cara untuk memerangi penyebaran hoaks. Untuk itulah, setiap pengguna internet khusus pengguna media sosial wajib bersikap cerdas dalam memilih konten, menyaring informasi, berhati-hati dalam memproses informasi, serta melakukan konfirmasi sebelum menyerbarluaskan informasi tersebut. Hal ini ditegaskan oleh jurnalis SKH Kedaulatan Rakyat Jarot Sarwosambodo SE di hadapan ratusan mahasiswa Politeknik Sawunggalih Aji (Polsa) Kutoarjo dalam kuliah perdana di auditorium kampus tersebut, Rabu (18/9/2019). 
  
Selain menghadirkan jurnalis Kedaulatan Rakyat yang mengangkat topik tentang Cerdas Berliterasi untuk Mencegah Hoaks, kuliah perdana ini juga menghadirkan narasumber dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Purworejo.

Menurut Jarot, mengkonfirmasi kebenaran sebuah informasi adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memberantas hoaks. "Jangan buru-buru percaya pada sebuah  informasi. Lakukan kroscek ke berbagai sumber terpercaya, kenali hoaks dari kontennya,” tegasnya. Ia menambahkan, mahasiswa juga harus mampu memahami etika dalam berkomentar, berpendapat, maupun memilih unggahan dalam media sosial. 

Sementara itu, Makmur Taufiq Aziz SE selaku Ketua Panitia menjelaskan, kuliah perdana ini adalah kegiatan yang diselenggarakan untuk mengawali kegiatan belajar-mengajar untuk seluruh mahasiswa.  

Sebanyak 215 mahasiswa dari tiga program studi yakni Prodi D-3 Teknik Informatika, Akuntansi, dan Administrasi Bisnis dari semester 1, 3, dan 5 mengikuti kegiatan tersebut. “Kali ini Polsa ingin mengedukasi mahasiswa terkait kesadaran pajak, serta membekali mahasiswa untuk bisa memilah dan memilih berita atau informasi yang terpercaya guna menangkal segala macam informasi yang berbau hoak. Ke depan, acara kuliah perdana ini akan diadakan secara rutin setiap awal semester dengan menghadirkan narasumber yang berbeda-beda,” ujar Makmur.(Jas)

BERITA REKOMENDASI