Mang Yani, Pelukis Dunia Binatang

MUHAMMAD Yani atau yang akrab disapa Mang Yani (39), pelukis kelahiran Jakarta yang kini bermukim di Magelang, menggelar pameran tunggal di Tingal Laras Art House And Homestay di Desa Wanurejo Borobudur, Kabupaten Magelang.

Mang Yani, merupakan salah satu seniman lukis yang unik dan langka. Namun, lebih memilih dunia binatang tertentu sebagai objek lukisannya. "Saya fokus melukis dunia binatang karena istimewa. Namun hanya tiga jenis binatang yang saya suka. Yakni kambing, burung dan buaya. Mereka memiliki kelebihan tersendiri dibanding hewan-hewan lainnya. Kambing merupakan hewan yang identik dengan kebijaksanaan, buaya hewan yang setia, sementara burung hewan yang bebas,” kata Mang Yani disela pameran tunggalnya Selasa (26/07/2016).

Sebelum menjadi pelukis, Mang Yani pernah menekuni dunia teater. Adapun konsep karyanya yaitu Ruang Waktu Datar (RWD) yaitu salah satu bahasa rupa yang memiliki dimensi waktu dan cenderung mengabaikan dimensi ruang sehingga lebih bersifat naratif/bercerita. "Sebelum menggunakan konsep teori RWD ini, sebelumnya saya juga kerap melukis dengan konsep lain. Banyak juga yang sudah terjual, kebanyakan berupa lukisan abstrak," ungkapnya.

Puluhan lukisan hasil karyanya tampak dipamerkan di sepanjang dinding homestay yang berlokasi di Dusun Tingal Wetan, Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur tersebut. "Saya sangat salut dengan Mang Yani, tidak hanya dalam hal kepribadiannya, namun juga kemampuan melukisnya," imbuh Pengelola Tingal Laras, Kukuh Tirta S. (Bag)

 

BERITA REKOMENDASI