Maret Diperkirakan Curah Hujan Masih Tinggi

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo mengingatkan pada masyarakat untuk tetap mewaspadai bencana alam mengingat sampai pertengahan Maret masih terjadi curah hujan dengan intensitas sedang dan tinggi. Puncak musim hujan sendiri diperkirakan datang pada sekitar akhir April atau awal Mei.

Kepala BPBD Sukoharjo, Sri Maryanto informasi terakhir yang diterima BPBD Sukoharjo dari BMKG diketahui curah hujan selama sejak awal sampai pertengahan Maret ini cukup tinggi. Kondisi tersebut terjadi tidak hanya di wilayah Kabupaten Sukoharjo saja namun juga di daerah lainnya.

Hujan dengan kondisi tersebut berpengaruh besar pada peningkatan debit air di Sungai Bengawan Solo dan anakannya. Akibatnya menyebabkan tingkat kerawanan terjadinya banjir meningkat.

“Banjir tidak hanya terjadi karena debit sungai di Sukoharjo tinggi. Namun juga terpengaruh dari air kiriman luar daerah dan itu yang sulit ditebak. Jadi masyarakat kami ingatkan untuk tetap waspada karena curah hujan sampai pertengahan Maret ini cukup tinggi,” ujarnya kepada KRJOGJA.com, Jumat (08/03/2019).

Curah hujan yang tinggi tersebut sudah dirasakan dampaknya dengan bencana alam banjir dan tanah longsor dibeberapa wilayah di Sukoharjo kemarin. Kejadian tersebut sudah ditangani petugas dari tim gabungan.

Sri Maryanto mengatakan, kejadian serupa baik banjir dan tanah longsor juga terjadi dibeberapa daerah lainnya. Karena itu kewaspadaan penuh dilakukan oleh petugas khususnya tim gabungan dengan melakukan pemantauan wilayah.

“BPBD Sukoharjo juga berkoordinasi dengan BPBD daerah lainnya untuk melakukan pemantauan bersama. Termasuk komunikasi untuk saling menginformasikan kondisi di daerahnya masing masing. Hal itu penting salah satunya berkaitan dengan kondisi sungai Bengawan Solo,” lanjutnya.

Koordinasi dicontohkan Sri Maryanto seperti dilakukan dengan BPBD Kota Solo dimana mereka selalu melakukan pemantauan terkait debit atau tinggi muka air Sungai Bengawan Solo di Pos Pantau Jurug. Data ini kemudian disebar atau diinformasikan ke semua BPBD khususnya di wilayah Solo Raya termasuk BPDB Sukoharjo.

Saat puncak musim hujan masyarakat juga diingatkan dengan kerawanan bencana alam lainnya seperti angin kencang. Sebab kejadian angin kencang sudah berulang kali terjadi dan menyebabkan kerusakan baik bangunan maupun pohon tumbang. (Mam)

BERITA REKOMENDASI