Masih Ditemui Warga Temanggung Tak Pakai Masker

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Meski digiatkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan (prokes), masih saja ditemui warga yang melanggar yang diantaranya tidak mengenakan masker dan menjaga jarak.

Wakil Bupati Temanggung Herry Ibnu Wibowo mengatakan tidak henti-hentinya pemerintah sosialisasi prokes dan gelar razia penertiban di tempat publik. Rupanya masih ada yang belum tertib, yakni memakai masker.

“Secara umum telah ada peningkatan, tetapi akhir-akhir ini kesadaran warga memang menurun dalam penerapkan prokes, ” kata Herry Ibnu Wibowo, disela sosialisasi penerapan prokes di Terminal Madureso, Kamis (04/02/2021).

Ditemui masih saja ada warga baik yang naik angkutan umum maupun yang ada di terminal yang tidak mengenakan masker, tidak jaga jarak. Sejumlah kru angkutan juga ada yang tidak patuh. Pada mereka petugas kemudian menasehati penerapan protokol kesehatan dan membagikan masker.

Herry Ibnu Wibowo mengatakan diperlukan kebersamaan untuk meningkatkan kembali kesadaran warga dalam menerapkan prokes. Sehingga kasus Covid-19 di Temanggung dapat terkendali dan menurun.

Disampaikan pada giat penertiban yang selama ini digelar, belum diberikan hukuman berupa denda. Selama ini masih peringatan dan hukuman sosial. Kedepan jika tetap ada pelanggaran akan dikenakan denda. “Jika perlu nanti ada rapid antigen dan swab sekalian,” kata dia.

Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi mengatakan Polri dan TNI terus gencarkan sosialisasi prokes pada masyarakat. Kedisiplinan diperlukan agar kasus penularan Covid-19 menurun dan terkendali.

Seorang pemakai angkutan, Ahmad mengatakan sebenarnya telah membawa masker tetapi di dalam saku sehingga terkejut saat ketahuan tidak memakai di dalam angkutan. “Beruntung tidak ada hukuman, memang biasanya membawa masker, tetapi dilepas saat makan, dan lupa memakainya kembali,” katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI