Mayat Denni Ditemukan Setelah Pencarian 28 Jam

MAGELANG (KRjogja.com) – Denni Hananto Wibowo (16) salah satu santri Pondok Pesantren API Al-Huda Nepak Mertoyudan  Kabupaten Magelang, yang juga siswa kelas X jurusan Otomotif SMK Negeri 1 Kota Magelang, ditemukan sudah meninggal dunia  setelah dilakukan pencarian banyak pihak selama sekitar 28 jam, Senin (19/9/2016) sore.

Kabag Ops Polres Magelang Kompol Ngadisa kepada KRjogja.com mengatakan jenasah Denni ditemukan tidak jauh dari jembatan Kali Progo yang menghubungkan wilayah Bayanan Pakelan dengan wilayah Salamkanci Bandongan. "Lokasi penemuan berjarak sekitar 600 meter dari lokasi awal terseret dan hanyutnya korban," katanya.

Ketua Garda Rescue Magelang Eddie Widjanarko secara terpisah kepada KRjogja.com mengatakan saat ditemukan kondisi jenasah telentang membujur ke arah timur diantara 2 batu besar yang berada di tengah aliran Kali Progo.  

Setelah berhasil dievakuasi, jenasah Denni langsung dibawa ke kamar mayat RSU Tidar Magelang untuk dilakukan pemeriksaan pihak kepolisian maupun dokter. Jenasah kemudian dibawa ke Ponpes API Al-Huda untuk dimandikan, dikafani dan disalatkan. Pimpinan Ponpes API Al-Huda KH Usman Ali menjadi imam salat jenasah yang diikuti para santri dan masyarakat maupun lainnya.

Santri Ponpes API Al-Huda juga mengusung jenasah Denni menuju ambulan Tagar yang akan membawanya ke rumah duka dengan pengawalan kendaraan Polsek Mertoyudan Magelang dan kendaraan BPBD Kabupaten Magelang.

KH Usman Ali mengatakan, Denni merupakan santri yang baik, diam dan tertib mengikuti aturan atau program ponpes. "Ngajinya tertib, jamaah tertib, mujadahannya juga tertib," tegasnya. (Tha)

 

BERITA REKOMENDASI