MDC Minta Pemerintah Peduli Anak Bisu Tuli

MAGELANG (KRjogja.com) – Puluhan penyandang tuna rungu dan tuna wicara yang tergabung  dalam Magelang Deaf Community (MDC), melakukan aksi teatrikal di lapangan drh Soepardi Kota Mungkid Minggu, (25/09/2016). Dalam aksi yang didahului dengan long march di jalan Soekarno-Hatta tepatnya dari Halaman Masjid Annur itu, sempat mendapat perhatian dari masyarakat sekitar sekaligus menyerukan kepada pemerintah untuk mendukung hak dan keberadaan mereka setara dengan yang lain.

"Selain memperingati hari tuli internasional kamis (29/09/2016) besok, tujuan aksi ini juga untuk memberitahukan kepada anak-anak dan orang tua, bahwa bahasa isarat yang mereka gunakan adalah setara dengan bahasa lisan,” kata Ketua MDC Kabupaten Magelang, R Alit Wijaya Kusuma, disela aksi tadi.

Dia berharap para orang tua yang memiliki anak penderita tuna rungu dan tuli, untuk tidak mengurung mereka. “Ajak anak gabung di komunitas ini, beri pendidikan yang setara. Kalau orang tua kesulitan berkomunikasi, undanglah tenaga pengajar yang sekarang sudah banyak bermunculan,” harapnya.

Ditegaskan jika anak-anak penyandang tuna rungu dan tuli juga memiliki hak mendapatkan pekerjaan serta pendidikan yang setara. (Bag)

 

 

BERITA REKOMENDASI