Media Mainstream Tetap Jadi Rujukan

DENPASAR, KRJOGJA.com – Media mainstream tetap menjadi acuan mendapatkan berita dan bersikap serta menentukan suatu langkah. Maka itu, media mainstream harus terus berbenah, meningkatkan kualitas dalam memberikan informasi terbaik, berimbang dan mendidik bagi masyarakat. Inovasi tidak hanya segi pemberitaan, namun juga pemasaran termasuk menjadi even organiser (EO) penguatan brand bagi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. 

Demikian antara lain hasil media gathering belasan wartawan dari berbagai media cetak dan daring/online dari Kabupaten Temanggung, di Jawa Pos Surabaya dan LKBN Antara Biro Bali, pada Kamis dan Jumat, 24-25 Oktober 2019. Media gathering dipimpin Asisten Administrasi Sekda Temanggung Drs Sigit Purwanto MM  dan Kabag Humas Pemkab Temanggung, Drs Witarso Saptono Putro.

Kepala Kompartemen Metropolis Jawa Pos Surabaya, Anggit Satrionugroho mengatakan Jawa Pos membuat divisi khusus untuk menggarap branding diantaranya pemerintah daerah, perusahaan dan komunitas. Divisi ini dari unsur redaksi, iklan, dan pemasaran yang bekerja kreatif. "Jadi Jawa Pos tidak hanya memberitakan tapi membuat even itu sendiri," kata Anggit.
 
Dia mengemukakan even yang sudah digarap seperti Pemkot Surabaya, PT Semen Gresik, PT Pegadaian, PT Pelindo dan sejumlah kampus. Kerjasama dengan pihak tersebut atas dasar saling menguntungkan dan tanpa mengurangi kritik melalui pemberitaan jika memang harus dilakukan untuk suatu perbaikan yang lebih baik.
" Dari sisi pemberitaan kami padukan antara cetak, daring dan televisi," katanya.
 
Dia mengemukakan media mainstream tetap menjadi acuan masyarakat. Media sosial hanya sebagai informasi awal, mereka baru mempercayai suatu kebenaran informasi setelah mendapatkan dari media mainstream, baik yang berbentuk cetak maupun daring. " Kedalaman informasi di media cetak menjadi andalan, itu yang kami sajikan di Jawa Pos," katanya.

Kepala Biro LKBN Antara Bali Edy M Yakub mengatakan selain tugas utama pemberitaan, pihaknya juga mengemban tugas negara sebagai BUMN sesuai dengan PP 40/2007 tentang Antara, sehingga juga bekerja sama dengan pihak pemerintahan di Bali, dalam bidang diseminasi informasi, yang dilakukan melalui portal Antaranews Bali dan 'placement digital' berupa Koran Digital.

Untuk Koran Digital, " Kami sudah bekerja sama dengan Pemkab Badung, Pemkot Denpasar, Pemkab Bangli, dan akan kami kembangkan terus," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI