Melalui Aplikasi ‘Elsimil’, BKKBN Terus Percepat Penurunan Stunting

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Upaya percepatan penurunan stunting di seluruh wilayah Indonesia terus dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI. Salah satunya penerapan Aplikasi Elektronik siap nikah dan hamil (Elsimil).

“Aplikasi skrining dan pendampingan calon pengantin (catin) merupakan upaya percepatan penurunan stunting sekaligus untuk memastikan catin berada dalam kondisi ideal untuk menikah dan hamil,” kata Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN RI, dr Victor Palimbong di sela ujicoba Aplikasi Elsimil di Balai Kalurahan Hargorejo Kapanewon Kokap, Senin (04/10/2021).

Hadir dalam acara bertemakan ‘Strategi Pencegahan Stunting dari Hulu dengan Screening, Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Gizi serta Pendampingan Bagi Catin’, Wakil Bupati (Wabup) Kulonprogo Fajar Gegana, Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN RI, Ir Dwi Listyawardani MSc, Kepala Perwakilan BKKBN DIY Chinggih Widanarto MSi serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Drs Ariyadi.

Victor Palimbong mengungkapkan Aplikasi Elsimil berfungsi sebagai alat skrining kondisi catin, menghubungkan catin dengan petugas pendamping, media edukasi tentang kesiapan menikah dan hamil dan alat pantau kepatuhan catin dalam melakukan treatment peningkatan status gizi.

Bupati Kulonprogo Sutedjo dalam sambutannya dibacakan Wabup Fajar Gegana menyambut positif penerapan Aplikasi Elsimil, apalagi kualitas SDM yang berkarakter terutama pada penduduk usia muda sangat menentukan keberhasilan pembangunan wilayah. “Upaya pemkab dalam percepatan penurunan stunting di Kulonprogo menerbitkan Perbup nomor 37/2016 tentang Penanganan Stunting di Daerah kemudian diperbaharui Perbup no 6/2020 tentang Perubahan Perbup nomor 37/2018 tentang Penanganan Stunting di Daerah yang di RAD-nya sudah ada peran kalurahan,” ujarnya.

Sudah banyak inovasi dalam upaya penurunan stunting di Kulonprogo, di antaranya pengembangan aplikasi BumilKu dan MatahatiKu untuk pemantauan stunting. Selain itu ada Kencana PassalinKu untuk peningkatan kesertaan KB Pascasalin, pengembangan padi jenis Nutrizink yang bisa mencegah stunting dan inovasi-inovasi lainnya.

Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN RI, dr Dwi Listyawardani mengatakan, Aplikasi Elsimil sesungguhnya membantu para catin agar benar-benar siap menikah dan melahirkan generasi penerus yang baik dan berkualitas. “Aplikasi ini untuk memastikan setiap catin dalam kondisi ideal untuk menikah dan hamil. Skrining ditindaklanjuti dengan pendampingan kesiapan menikah dan hamil kepada catin,” jelasnya. (Rul)

BERITA REKOMENDASI