Melanggar Netralitas Pilbup, Pejabat Purworejo Dilaporkan

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Diduga melakukan pelanggaran netralitas sebagai sorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam perhelatan pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Purworejo tahun 2020, seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo berinisial SB dilaporkan ke Komisi ASN (KASN).

SB terbukti memberikan like dan komentar pada postingan status akun facebook milik salah satu tim kampanye pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Purworejo.

Di sela-sela sosialisasi netralitas ASN dalam Pilbup 2020 Purworejo, Ketua Bawaslu Purworejo Nur Kholiq menjelaskan, bahwa postingan facebook itu berisi foto dan narasi kegiatan sosialisasi calon bupati dan wakil bupati Purworejo tahun 2020. “Kemudian dilike dan diberi komentar oleh akun facebook pribadi milik SB,” katanya, Jumat (16/10).

Atas perbuatannya itu lanjut Nur Kholiq, SB dinilai telah melanggar empat ketentuan yakni Pasal 2 huruf (f) dan Pasal 9 Ayat (2) Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Pasal 6 huruf (h) dan Pasal 11 huruf (c) Peraturan Pemerintah Nomor 42 tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil.

Pasal 4 angka 15 huruf (a) Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, dan melanggar diktum keenam dan lampiran angka 1 Keputusan Bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Ketua KASN dan Ketua Bawaslu RI tentang Pedoman Pengawasan Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara dan Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020.

Pelanggaran netralitas ASN ini lanjut Nur Kholiq, merupakan hasil patroli pengawasan di media sosial. “Patroli pengawasan di medsos merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan Bawaslu dan melibatkan seluruh jajaran pengawas hingga tingkat desa,” katanya.(Nar)

BERITA REKOMENDASI