Memperingati Hari Tani Nasional 2021, Petani Tembakau Berkirim Pesan ke Presiden Joko Widodo

Ketua DPC APTI Temanggung Siyamin mengatakan di peringatan Hari Tani Nasional, peteni berharap Presiden Jokowi harus melakukan berbagai langkah secara holistik, yakni memperjelas proteksi terhadap petani tembakau. “Proteksi harus dimulai dari hulu sampai hilir,” kata dia.

Dia mengatakan tiap tahun cukai tembakau selalu beranjak naik, tahun 2020 saja penerimaan nasional cukai tembakau sebesar Rp 212,85 Triliun, maka petani berharap dana sebesar itu bisa dialokasikan secara tepat kepada petani tembakau. “Negara harus hadir secara jelas dalam rangka melindungi petani tembakau,” kata dia.

Dia mengatakan petani juga berharap ada revisi semua regulasi yang berkaitan dengan pembatasan tembakau dan hentikan rencana kenaikan cukai 2022. ” Musim tembakau 2021 hasilnya juga tidak memuaskan,” katanya.

Kini katanya petani tembakau masih sibuk mengolah tembakau menjadi tembakau rajangan kering untuk dijual pada perwakilan pabrikkan rokok setempat. “Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria dan Penguatan Kebijakan Reforma Agraria untuk Menegakkan Kedaulatan Pangan dan Memajukan Kesejahteraan Petani dan Rakyat Indonesia,” terangnya.

Melansir dari laman Serikat Petani Indonesia (SPI), berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Sukarno Nomor 169 Tahun 1963, tanggal 24 September ditetapkan sebagai peringatan Hari Tani.

Tanggal 24 September sengaja dipilih sebab juga merupakan momentum pengesahan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA 1960). (Osy)

BERITA REKOMENDASI