Menteri PUPR Resmikan Rumah Khusus Korban Bencana Alam

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG, KRJOGJA.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono akan membangun rumah khusus para korban bencana alam baik di Lombok (NTB), Donggala, Palu, Sigi dan terakhir di Banten serta Lampung. Untuk di Lombak ditargetkan selesai akhir tahun 2018 ini, sedang di Sigi, Donggala dan Palu masih dalam pendataan. Termasuk juga di Banten dan Lampung.

“Untuk korban tsunami di Banten dan Lampung kemarin, masih dalam pendataan. Namun dari perkiraan kami, tidak akan sebanyak di Donggala, Sigi dan Palu. Lokasi rumah relokasinya, juga masih dicari,” kata Basuki, disela-sela peresmian Rumah Khusus (Rusus) di Dusun Gatak Gamol, Desa Pucungrejo, Muntilan, Kabupaten Magelang, Jumat (28/11/2018).

Terkait program kegiatan dikementriannya, selain tol, jembatan, embung, pihaknya juga telah membangun hunian-hunian untuk warga yang membutuhkan. Hingga tahun 2018 ini saja, sudah selesai dibangun 1.041.000 hunian. “Jumlah sebanyak itu, terdiri dari rumah susun (rusun) disejumlah pondok pesantren, asrama TNI, mahasiswa dan didaerah-daerah perbatasan. Total ada 312 rusun. Selain itu juga ada rumah khusus (rusun) dan rumah tidak layak huni (RTLH) melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS),” jelasnya.

Pada tahun ini saja, lanjut Basuki, RTLH atau BSPS ada 161 ribu. Sedang untuk Rusus ada sekitar 5000 an. “Disini (Muntilan) diistimewakan, karena dekat dengan Candi Borobudur. Kita akan bangun Kawasan disekitarnya. Kalau bicara pariwisata itu, tidak bisa bicara satu wilayah saja, namun harus satu Kawasan. Karena itulah, disini kita bangun rusus ini,” ungkapnya.

Sementara Anggota Komisi V DPR RI,. Ir Sudjadi dalam kesempatan itu, mengapresiasi program kegiatan dari Kementrian PUPR khususnya di Kabupaten Magelang. “Sudah tak terhitung berapa banyak program kegiatan dari kementrian PUPR diwilayah ini. Melalui bidang SDA, sejak tahun 2015 hingga 2018 telah dibangun saluran irigasi di 147 desa. Kemudian 180 sumur bor di enam desa, embung di empat desa dan bendungan di 14 desa. BSPS ada tujuh ribu unit. Bidang cipta karya ada kegiatan di 90 desa, revitalisasi tempat wisata di 19 desa, sanimas ada di tujuh desa. Untuk bidang bina marga ada 9 jembatan gantung. Balitbang ada spamdes, hydropower, alat pembuatan bahan bangunan dan lainnya,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Bupati Magelang dalam sambutan yang dibacakan Penjabat Sekda, Drs Adi Waryanto. “Pemerintah daerah hanya bisa mengucapkan terima kasih atas segala bantuan dari kementrian PUPR diwilayah ini. Dan sejauh ini, manfaatkan sudah dirasakan oleh warga. Selanjutnya, kami masih berharap program dan kegiatan lagi ditahun-tahun mendatang,” harapnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI