Merapi Siaga, Pertamina Siagakan Operasional dan Salurkan  BrightGas

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG, KRJOGJA.com – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Regional (MOR) Jawa Bagian Tengah (JBT) Area Jawa Tengah (Jateng) dan DIY menyampaikan kesiapsiagaannya dalam menjalankan operasional penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan Elpiji di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) maupun agen. Hal tersebut menindaklanjuti ditetapkannya status Siaga (Level III) Gunung Merapi sejak pukul 12.00 WIB pada Kamis (5/11) lalu.

Sejumlah masyarakat yang berada di sekitar kawasan Gunung Merapi dievakuasi untuk mengantisipasi adanya letusan Gunung Merapi ke arah pemukiman. Untuk itu, Pertamina telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif bila jalur reguler distribusi BBM dan Elpiji tidak bisa dilalui saat terjadi erupsi.

” Setidaknya 19 SPBU dan 7 agen Elpiji yang berada di sekitar kawasan Gunung Merapi dalam radius 25 Kilometer (Km) sudah kami siagakan dan lakukan tindakan mitigasi. Untuk itu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan BBM dan Elpiji, namun tetap bersiaga terhadap antisipasi letusan Gunung Merapi,” tutur Pejabat sementara (Pjs) Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR JBT Marthia Mulia Asri di Magelang, Sabtu (7/11).

Marthia menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan status siaga Gunung Merapi untuk mengamankan operasional penyaluran BBM dan Elpiji. Selain itu Pertamina juga turut menyalurkan bantuan BrightGas kepada beberapa posko pengungsian yang rentan terdampak pada Sabtu (7/11).

“Guna membantu operasional posko pengungsian warga, khususnya di dapur umum, total 50 tabung BrightGas mulai dikirimkan ke beberapa titik pengungsian, di antaranya 10 tabung di Desa Glagaharjo, Cangkringan Sleman, 10 tabung di Desa Bayam Cangkringan Sleman, 15 tabung di Kantor Kecamatan Selo, Boyolali sebanyak, dan 15 tabung di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magelang,” jelas Marthia.

Bantuan tabung BrightGas dapat dimanfaatkan sebagai logistik dapur umum untuk menyiapkan makanan bagi pengungsian dan Pertamina menyediakan pengisian ulang tabung LPG di titik-titik tersebut selama posko pengungsian tersebut beroperasi. Selain itu, Pertamina MOR JBT juga telah menurunkan timnya untuk berkoordinasi dengan BPBD Magelang untuk memetakan kebutuhan bagi masyarakat terdampak.

” Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah setempat untuk meringankan beban bagi masyarakat terdampak, khususnya dalam status siaga seperti saat ini. Bagi masyarakat yang menemui kendala untuk mendapatkan BBM dan Elpiji dapat menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135 dengan menyebutkan alamat dan kelurahan domisili sehingga kami bisa segera mengecek ke lapangan,” pungkas Marthia. (Ira)

BERITA REKOMENDASI