Meriah, Gerebeg dan Festival Durian Purworejo

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Mengawali rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Purworejo yang ke-189 tahun 2020, poteni durian menjadi unggulan yang terus dikenalkan. Bahkan melalui gerebeg dan festival durian yang digelar di Jalan RAA Tjokronegoro depan rumah dinas bupati, menjadi perhatian warga masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi, digelarnya festival durian yang pertama ditingkat kabupaten yang sekaligus mengawali rangkaian kegiatan Hari Jadi,” kata Bupati Purworejo H Agus Bastian SE MM, Sabtu (15/2). Festival diikuti oleh sejumlah stand yang menampilkan durian-durian unggulan yang mewakili sembilan kecamatan penghasil durian di Purworejo.

Durian menurut Agus Bastian, merupakan buah yang menjadi buruan. Dimanapun tempatnya akan dicari orang, meskipun lokasinya jauh. Bahkan durian sering disebut sebagai raja dari segala buah.

Kabupaten Purworejo sendiri menurut Kepala Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan Wasit Diono Ssos termasuk salah satu daerah sentra durian di Jawa Tengah. Jumlah populasi tanaman durian di Purworejo mencapai sekitar 254.552 batang atau setara dengan 2.545,2 hektar. Tersebar di sembilan kecamatan masing-masing Kecamatan Bagelen, Kaligesing, Bener, Loano, Purworejo, Bruno, Gebang, Kemiri, dan Pituruh.

“Kita juga bangga, karena menteri pertanian RI merelease satu jenis tanaman durian sebagai varietas durian unggul lokal Purworejo yaitu durian sekatap yang berasal dari Desa Kalitapas Kecamatan Bener,” katanya.

Dihaharap, durian-durian itu dapat terus dilestarikan, dan dijaga kualitas dan kuantitasnya. Bahkan tidak menutup kemungkinan, Kabupaten Purworejo dapat menjadi lumbung durian. “Gerebeg dan festival durian ini, akan dilakukan secara kontinyu, agar durian Purworejo dikenal secara luas di masyarakat,” tambahnya.(Nar)

BERITA REKOMENDASI