Merti Desa Digelar, Semangat Budaya Jawa Anak Muda Sindurjan Bangkit

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Seni pedalangan menjadi semangat Pemerintah Kelurahan Sindurjan Kecamatan/Kabupaten Purworejo dalam membangkitkan kembali seni budaya Jawa. Bahkan mulai tahun ini, dalam selamatan atau merti desa, Sindurjan mendaulat para dalang muda untuk berkreasi di depan kelir. Melibatkan empat sekolah dasar (SD) yang ada di kelurahan itu, disamping masyarakat secara umum.

“Kebetulan di SD sini ada kegiatan ekstrakurikuler pedalangan, sehingga kita tinggal memberi penyemangat agar mereka mulai anak-anak bisa mencintai seni tradisional, khususnya pedalangan,” kata Kepala Kelurahan Sindurjan Saptono, Minggu (8/4/2018).

SD yang memberikan kegiatan ekstrakurikuler pedalangan itu masing-masing SD Negeri Sindurjan, SD Negeri Kliwonan, SD Negeri Tirtodranan, dan SD Mutiara Ibu yang kesemuanya berlokasi di Kelurahan Sindurjan. Kegiatan ekstrakulikulier itu ternyata juga banyak diminati. “Dalam kegiatan ini murid-murid dari keempat SD itu juga digiring gurunya, sekaligus memberikan pembelajaran secara langsung seni pedalangan. Anak-anak terlihat antusias,” paparnya.

Diakui, selama ini pada kegiatan yang sama hanya digelar selamatan biasa meskipun melibatkan warga masyarakat. Mulai tahun ini Saptono bertekad untuk menjadikan merti desa ini sebagai even kelurahan yang ternyata juga dapat menarik minat warga masyarakat lain untuk ikut berdatangan di acara ini. “Paling tidak kita dapat memberikan pembelajaran kepada warga dan anak cucu agar senantiasa melestarikan budaya yang kita miliki,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini pula, para murid SD yang disertai gurunya, dapat ikut belajar secara langsung ilmu pedalangan. “Mereka kita biarkan berbaur dengan para pelaku pedalangan di panggung, supaya mereka bisa mengenal lebih dekat akan ilmu pedalangan,” tambah Saptono. (Nar)

 

BERITA REKOMENDASI