Meski Ada Himbauan, Keluarga ASN Ternyata Masih Menggunakan Elpiji Bersubsidi

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Wakil Bupati (Wabup) Purworejo Yuli Hastuti SH menginstruksikan kepada jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo dan pegawai BUMD untuk menggunakan Gas Elpiji non subsidi.

“Ini merupakan komitmen kita semua untuk lebih peduli terhadap kesulitan masyarakat kecil, sekaligus mengurangi beban subsidi yang harus dikeluarkan negara,” kata Yuli Hastuti pada deklarasi ASN dan pegawai BUMD menggunakan Elpiji non bersubsidi yang berlangsung di taman kuliner Romansa Purworejo, Jumat (9/3/2018).

Deklarasi dirangkai dengan lomba memasak dengan menggunakan  Elpiji Bright Gas 5,5 kg. Pada kesempatan itu  pihak Pertamina juga memberikan kesempatan kepada warga masyarakat Purworejo untuk menukarkan tabung gas Elpiji 3 kg (gas melon), dengan cara menukarkan dua buah tabung elpiji 3 kg kosong, dengan satu tabung Elpiji Bright Gas 5,5 kg dan menambah biaya Rp 60.000.

Yuli Hastuti juga meyakini jika sejak program konversi minyak tanah ke gas elpiji diluncurkan tahun 2007 sampai sekarang banyak keluarga ASN dan pegawai BUMD di Purworejo yang masih menggunakan elpiji bersubsidi.

“Jika kita mau jujur, kenyataannya seperti itu. Entah karena alas an harganya lebih murah, lebih praktis membawanya atau alasan lain yang tetap tidak bisa dibenarkan,” paparnya.(Nar)

BERITA REKOMENDASI