Mina Padi KKP di Soropadan Siap Panen

Editor: KRjogja/Gus

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Lahan budi daya ikan dengan sistem mina padi seluas 50 hektare dari Dirjen Budi Daya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Desa Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, mulai dipanen.

"Panen secara bertahap, karena luasnya areal dan waktu tebar yang beragam, ikan dijual di lokasi oleh pembudidaya," kata Kepala Bidang Perikanan, Dinas Perikanan dan Peternakan, Kabupaten Temanggung Muhammad Hadi, Kamis (25/1).

Dia mengatakan budi daya ikan tersebut mulai penebarannya sekitar tiga dan dua bulan lalu. Memasuki bulan Januari 2018, ikan telah besar dan dapat dipanen untuk dijual atau dikonsumsi.

"Karena waktu tebar benih ikan tidak bersamaan sehingga panen juga tidak sama," katanya.

Dia mengatakan berdasarkan laporan dari Ketua Gapoktan Migunani Desa Soropadan, hingga pertengahan Januari ini sudah panen sekitar 550 kilogram ikan jenis nila.

Harga ikan dari hasil panen itu, terangnya, dijual di bawah harga pasar yang kini mencapai Rp 30 ribu hingga Rp 32 ribu per kilogram. Isi ikan perkilogram sekitar empat ekor nila per Rp 28 ribu per kilogram. Sementara pembelian dalam jumlah banyak Rp 22 ribu per kilogram.

"Dari seluas 50 hektare lahan minapadi tersebut ditargetkan dapat menghasilkan 100 ton ikan nila," katanya.

Dia mengatakan agar program tersebut bisa berkelanjutan, 25 persen uang hasil panen disetor ke kelompok yang nantinya dikembalikan kepada anggota untuk pembelian benih ikan dan pakan dalam budi daya selanjutnya.

Muhamad Hadi mengatakan dalam pemasaran hasil panen mina padi itu juga akan dilakukan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Soropadan, yang akan menyediakan lapak penjualan di sawah, dilakukan setiap hari Sabtu. (Osy)

BERITA REKOMENDASI