Minimalisir Penyimpangan Perkembangan Anak

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Tumbuh kembang anak sangat penting untuk menghasilkan generasi emas dimasa mendatang. Terkait hal itu, deteksi tumbuh kembang anak sejak dini penting agar penanganan penyimpangan akan tumbuh kembangnya bisa diperbaiki secepatnya.

"Penyimpangan harus dideteksi ditemukan sedini mungkin sebelum anak berusia 3 tahun. Kalau terlambat menanganinya, akan sulit memperbaikinya," kata Ketua Pokja II PKK Kabupaten Magelang, Dr Ida Rianawati Mpd salah satu pemateri pada Rakor Bakohumas ke IV di Bina Karya Setkab Magelang, Jumat (13/12/2019).

Dikatakan Ida, yang juga pengajar di SMP Negeri 5 Kota Magelang itu, deteksi dini tumbuh kembang anak diwilayah ini sudah dilakukan melalui pelayanan Holistik Integratif (HI) di PAUD, BKB dan Posyandu. Karena itu, anak-anak usia 0-5 tahun di diwilayah ini diharapkan bersekolah mulai di PAUD. Namun diwilayahnya masih ada yang belum terintegratif dengan lembaga-lembaga lain.

Di sisi lain, juga kurang akses pemerataan kualitas penyelenggaraan pelayanan Posyandu, PAUD BKB secara menyeluruh dan terpadu. "Disini juga masih kurang ketersediaan SDM, sarana prasarana dan anggaran untuk membumikan PAUD HI. Meski demikian, di kabupaten magelang sudah ada 1281 PAUD tersebar di 21 kecamatan," lanjutnya.

Sementara Sekda Kabupaten Magelang, drs Adi Waryanto saat membuka rakor mengharapkan agar para ibu khususnya pengajar di PAUD, TK, SD dan lainnya, untuk terus 'mengupgrade' ilmu pengetahuan dan ketrampilannya, menyesuaikan perkembangan zaman dan teknologi informasi.

"Harus selalu diperbaiki, jangan sampai ketinggalan dengan anak-anak di era milenial ini. Para orang tua khususnya para pengajar mulai jenjang PAUD hingga SMA, harus bisa mengikutinya perkembangan ilmu, pengetahuan dan ketrampilan anak-anak di era millineal ini. Karena itu, kami mengapresiasi kegiatan ini," harapnya.

Dalam kegiatan ini, juga menghadirkan nara sumber dari RSJ Soerojo Kota Magelang, Dr Ratna Dewi Pangestuti. Sebagai spesialis kesehatan jiwa yang sekaligus juga konsultan tumbuh kembang anak ini, banyak menyampaikan materi tentang tumbuh kembang anak. Sementara peserta yang datang, mulai dari perwakilan PKK kecamatan juga para pengajar PAUD dari sejumlah kecamatan diwilayah ini. (Bag)

BERITA REKOMENDASI