Mobilitas Masyarakat di Magelang Berkurang

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Selama tahun 2020 pelanggaran hukum atau tindak pidana ringan (tipiring) di wilayah Kabupaten Magelang mengalami penurunan sangat signifikan. Kalau di tahun 2019 lalu tercatat ada 94 pelanggaran, di tahun 2020 ini hanya 16 pelanggaran atau mengalami penurunan 78 (83 persen).

Demikian antara lain dikemukakan Kapolres Kabupaten Magelang AKBP Ronald A Purba SIK MSi kepada wartawan saat memberikan penjelasan berkaitan analisa dan evaluasi pencapaian kinerja tahun 2020 yang dilaksanakan di aula Mapolres Magelang, Kamis (31/12/2020).

Didampingi Waka Polres Magelang Kompol Aron Sebastian SIK MSi, Kapolres Magelang mengatakan untuk kejahatan atau kriminalitas juga mengalami penurunan di tahun 2020 lalu. Pada tahun 2019 lalu tercatat ada 377, di tahun 2020 ini tercatat 258 atau turun 31,6 persen. Penurunan ini diduga karena adanya pandemi Covid-19 ini, mobilitas dan sosialisasi masyarakat sangat berkurang.

Gangguan ketertiban atau ketentraman turun dari 118 di tahun 2019 menjadi 102 di tahun 2020, atau turun 13,6 persen. Untuk bencana turun 36,6 persen, dari 41 kejadian di tahun 2019 menjadi 26 di tahun 2020. Di tahun 2019 lalu terjadi 13 kali kebakaran hutan, namun di tahun 2020 tidak terjadi. “Ini menjadi kebahagiaan tersendiri,” katanya.

Juga dikatakan, jumlah kejahatan di tahun 2020 trendnya juga menurun, baik jumlahnya, penyelesaiannya, resiko maupun lainnya. Kalau di tahun 2019 lalu selang kejadian kejahatannya sekitar 20 jam 22 menit dan 17 detik, di tahun 2020 selang kejahatannya sekitar 29 jam 46 menit dan 03 detik, atau mengalami kelambatan sekitar 9 jam 23 menit dan 46 detik.

Menurut Kapolres Magelang, ini sangat signifikan. “Mudah-mudahan mendatang semakin baik,” katanya. (Tha)

BERITA REKOMENDASI