Muara Tersumbat, Pesisir Purworejo Kebanjiran

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sejumlah desa di pesisir selatan Kabupaten Purworejo kebanjiran, Kamis (28/9). Air Sungai Bogowonto melimpas menggenangi kawasan tambak dan permukiman setelah muaranya tersumbat pasir. Banjir tersebut menjadi peristiwa tahunan yang terjadi setiap awal musim hujan. 

"Air mulai naik Kamis dinihari. Semakin meninggi hingga sampai halaman rumah kami, bahkan masuk ke dalam sekitar 15 rumah," ujar Sujadi, warga Desa Gedangan Kecamatan Purwodadi, kepada KRJOGJA.com.

Menurutnya, datangnya banjir telambat diantisipasi warga karena mengira musim hujan belum akan tiba. Namun beberapa hari terakhir wilayah Purworejo dan Wonosobo diguyur hujan sehingga debit Sungai Bogowonto meningkat. Padahal muara sungai di Desa Jangkaran Kecamatan Temon Kulonprogo tertutup pasir laut. "Kalau musim kemarau, dorongan air dari hulu kecil, sehingga ombak bisa mendorong pasir dan membentuk semacam dinding di mulut muara," tuturnya.

Akibatnya, air hujan kiriman dari hulu tidak dapat masuk laut dan mengalir ke Sungai Pasir menuju ke Sungai Jali. Debit besar tidak tertampung alur sungai sehingga menggenangi sekitar. Sebagian besar petambak udang vanamei, katanya, kaget dan terlambat mengantisipasi.

Biasanya menjelang musim hujan mereka memasang jaring di tanggul tambak untuk mencegah udang hanyut, atau mempercepat panen. "Kalau saya sempat pasang jaring, tapi air sungai tetap meluap masuk tambak," ujar Sumardi, petambak udang. (Jas)

BERITA REKOMENDASI