Muhammadiyah Gerakan Islam Menjadi Kekuatan Nasional

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sejak awal berdirinya tahun 1912, gerakan Muhammadiyah di Indonesia telah terbukti menjadi gerakan Islam yang  sekaligus menjadi kekuatan nasional. Bahkan dalam pergerakan kemerdekaan, melalui para tokohnya terlibat aktif mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.

“Para pendiri Republik ini sungguh bijaksana karena telah merumuskan salah satu tugas utama pemerintahan Indonesia yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Kata cerdas artinya sempurna perkembangan akal budinya untuk berpikir, mengerti, dan tajam pikiran, serta sempurna pertumbuhan tubuhnya  menjadi sehat dan kuat,” kata Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kutoarjo H Moh Mansur Rabu (20/11/2019).

Dalam upacara Milad Muhammadiyah di halaman SMA Muhammadiyah Kutoarjo Moh Mansur menandaskan, bahwa Muhammadiyah sepanjang gerakannya memiliki komitmen dan tanggungjawab tinggi untuk memajukan kehidupan bangsa dan negara sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa. Para tokoh Muhammadiyah seperti KH Ahmad Dahlan, KH Mas Mansyur, Ki Bagus Hadikusumo, Kahar Muzakkir, Kasman Singodimedjo, Panglima Besar Jenderal Soedirman, Ir Djuanda dan pemimpin lainnya, telah turut-serta dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menjadi bagian penting yang berperan-aktif dalam meletakkan fondasi NKRI.

Dalam menyemarakkan rangkaian Milad 107 kali ini, digelar bersama pimpinan Muhammadiyah,  Aisyiyah, Angkatan Muda, Amal Usaha Pendidikan dan Kesehatan beserta siswa-siswinya. Selain itu juga diselenggarakan masing-masing lembaga dengan agenda internal seperti kompetisi, giat amal usaha dan agenda pendukung lainnya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI