Musim Tembakau, Tak Ada Tambahan Pasokan Gas Elpiji

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Temanggung belum meminta tambahan kuota gas elpiji tiga kilogram pada Pertamina, meski kini telah memasuki musim panen tembakau. Pasalnya berdasar survey belum ada penambahan permintaan dari masyarakat.

"Hingga saat ini tidak ada tambahan kuota gas elpiji bersubsidi tiga kilogram di Kabupaten Temanggung," kata Sekretaris Tim Pengawasan Tata Niaga Elpiji Tiga Kilogram dan BBM jenis tertentu Pemkab Temanggung, Arief Mujiono, Jumat (15/9/2017).

Dia mengatakan sampai hari ini kebutuhan masyarakat akan gas elpiji ukuran tiga kilogram masih bisa terpenuhi dengan baik, meski tidak ada tambahan kuota. Padahal biasanya, pada musim panen tembakau ada penambahan permintaan dari masyarakat.

"Sampai hari ini tetap menggunakan pasokan reguler, yakni 22.063 tabung per hari," katanya.

Dia mengemukakan Kabupaten Temanggung pada Idul Adha lalu mendapatkan tambahan pasokan elpiji tiga kilogram sebanyak dua persen dari pasokan harian pada, setelah itu normal kembali.

Dikatakan, pemkab masih terus memantau perkembangan di masyarakat, kalau memang permintaan meningkat maka akan mengusulkan tambahan pasokan pada Pertamina. Pasalnya, memang saat memasuki masa panen tembakau biasanya permintaan gas elpiji meningkat karena banyak tenaga kerja atau petani yang kerja lembur yang membutuhkan tambahan konsumsi sehingga kebutuhan gas bertambah.

Pemilik Pangkalan elpiji di Desa Kedungumpul, Kecamatan Kandangan, Kasman mengatakan sampai saat ini distribusi gas elpiji ukuran tiga kilogram berjalan lancar. " Pasokan berjalan lancar setiap hari dapat jatah antara 150 hingga 160 tabung untuk didistribusikan pada masyarakat," katanya. (Osy)    

BERITA REKOMENDASI