Ngaku Cuma Iseng, Tiga Pejudi Online Ditangkap

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Tiga tersangka pejudi online, Fahrur alias Ayung, Nur Khamid dan Tofa Sudarsono alias Ambon, ditangkap petugas Kepolisian Resort Temanggung saat sedang berjudi di salah satu warnet di Kecamatan Bulu kabupaten setempat.  

Kasubag Polres Temanggung AKP Heni Widiyanti mengatakan tiga tersangka berjudi sudah semacam pekerjaan meski mengaku hanya sebagai iseng. Tiap berjudi mereka mendapatkan keuntungan antara Rp 100 ribu hingga Rp 1 juta. " Judi secara online, mereka main di permainan roulete," katanya, Rabu (13/2/2019).

Dia mengatakan penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang disampaikan pada petugas yang sedang patroli kewilayahan. Petugas menindak lanjuti dengan penggrebekan. Warnet tempat mereka bermain yakni di jalan Raya Bulu Km 6 Dusun Wolodono Desa Bulu Kecamatan Bulu. 

"Mereka ditemukan berjudi di bilik nomor tujuh dan dua. Yang dibilik tujuh Ayung dan Nur Khamid," katanya. 

Dia mengemukakan barang bukti yang diamankan diantaranya tiga perangkat komputer, kartu ATM dan buku tabungan rekening. Tidak ada uang tunai sebab transaksi via internet atau langsung masuk ke rekening.  " Mereka di jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara," katanya. 

Tersangka Tofa mengatakan berjudi onlie sekedar iseng dan sering menang minimal Rp 100 ribu bahkan sampai Rp 1 juta. " Lumayan bila menang, tetapi kadang juga kalah," katanya, sembari mengatakan berjudi menjadi salah satu pendapatannya, selain bertani.

Tersangka Ayung  mengatakan berjudi onlie baru tiga kali dan menang. Kemenangan ini yang membuatnya kecanduan, sedangkan bila kalah menjadi tertantang untuk menang. "Saya diajari teman, setelah bisa lalu main. Uang dengan deposit," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI