Niat Investor Diragukan, Warga Bagelen Menolak Penambangan Batu Andesit

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Warga Desa Kalirejo Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo menolak proses penambangan batu andesit, menyusul kesalahan lokasi dan prosedur yang dilakukan pihak investor. Bahkan investor yang sebelumnya tidak sanggup dengan alasan keterbatasan finansial, namun tetap mengajukan izin, kini langung maju ditingkat Provinsi Jawa Tengah.

Warga diwakili tokoh masyarakat Arif Abdullah Nur, Selasa (27/3/2018) mengatakan, penolakan itu disampaikan kepada Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah melalui Balai ESDM wilayah Serayu Selatan di Purworejo.

“Sebelumnya calon penambang PT Untung Sakti (US) yang berdudukan di Grobogan Purwodadi Jawa Tengah menyatakan tidak sanggup untuk melakukan penambangan, lalu masuk infestor lain PT Andika Pro (AP) dari Purworejo sendiri, tapi belakangan PT US melakukan aktifitas,” katanya.

Cara yang dilakukan PT US ini yang menurut Arif Abdullah Nur tidak bisa diterima warga. Sementara izin yang dilakukan PT AP, ternyata salah lokasi. “Penambangan yang rencananya dilakukan di Dusun Kedung Menjangan Desa Kalirejo, izinnya turun di Desa Sukoagung (juga Kecamatan Bagelen),” jelasnya.

Menurut Pulung Nugroho dari pihak PT AP, izin penambangan yang turun untuk Desa Suko Agung, salah sasaran meskipun pihak ESDM juga melakukan survei lapangan. “Lokasinya juga sangat tidak memungkinkan, kendaraan berat sulit menjangkau lokasi,” katanya.(Nar)

 

BERITA REKOMENDASI