NU Temanggung : Perpres Penguatan Pendidikan Karakter Harus Dijalankan

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Pimpinan Cabang Nahdlotul Ulama Kabupaten Temanggung menyampaikan rekomendasi dalam pelaksanaan Peraturan Presiden nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) pada Bupati Temanggung Mulyadi Bambang Sukarno, di Pendopo Jenar, komplek Setda kabupaten setempat, Sabtu (09/09/2017). 

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Temanggung KH Muhammad Furqon mengatakan Peraturan Presiden nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) diperlukan untuk pembentukan generasi Indonesia yang berkarakter ke depan, sebab kini telah ada degradasi. 

"PCNU memandang perlu untuk mengawal pelaksanaan perpres tersebut yang diantaranya dengan menyampaikan sejumlah rekomendasi pada Bupati Temanggung. 
Rekomendasi berisi 4 poin, kami sampaikan langsung pada Bupati," katanya.

Dikatakan rekomendasi itu yakni Bupati menjamin bahwa sekolah-sekolah di Kabupaten Temanggung terutama SD/MI /sederajat dan SMP/MTs/seserajat akan tetap menjalankan 6 hari sekolah. Bupati mengusulkan kepada Gubernur Jateng dan memerintahkan kepada pihak-pihak terkait di lingkungan Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan agar SMA/SMK/MA/seserajat kembali menjalani 6 hari sekolah.

Selain itu, tambahnya, Bupati membuat Peraturan Daerah yang menjamin keberlangsungan Taman Pendidikan Al Quran dan Madrasah Diniyab sebagai lembaga pendidikan nonformal untuk memaksimalkan kegiatan pembelajarannya dalam rangka penguatan pendidikan karakter.

Point terakhir, katanya Bupati memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Hari Santri Nasional setiap tanggal 22 Oktober sebagai momentum untuk penguatan pendidikan karakter generaai bangaa dengan meneladani semangat jihat keindonesiaan kebangsaan rasa cinta tanah air dan semangat rela berkorban untuk bangsa dan negara sebagaimana telah dicontohkan oleh para ulama terdahulu. (Osy)

BERITA REKOMENDASI