Nusyirwan: Kami hanya Bisa Kerja dan Kerja

MAGELANG, KRJOGJA.com – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama Anggota Komisi V DPR RI Nusyirwan Soedjono meresmikan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Magelang, Kamis (04/10/2018). Program bantuan pembangunan rumah ini diharapkan guna meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya rumah layak huni.

Secara simbolis peluncuran program dilaksanakan di Desa Candiretno Kecamatan Secang. Secara keseluruhan di Kabupaten Magelang ada 3735 rumah yang dibantu melalui APBN. "Setiap rumah mendapatkan alokasi Rp 15 juta. Semoga dana stimulan ini, juga bisa menumbuhkan semangat gotong royong warga. Bantuan diberbagai bidang ini sudah dilaksanakan sejak 2014 lalu. Semua membutuhkan pendataan yang baik, agar tepat sasaran, sehingga tingkat manfaat semakin tinggi. Dengan tujuan pemerataan pembangunan provinsi Jawa Tengah," ungkap katanya.

Disampaikan, berbagai program melalui aspirasinya ini, diberikan tidak hanya BSPS, tapi banyak juga bantuan pembangunan melalui PSEW berupa jalan, jembatan, irigasi dan lain sebagainya. "Kami, pak Ganjar, teman teman DPRD yang ada di sini, semua hanya bisa bekerja, bekerja dan bekerja, sehingga tidak pernah terlintas untuk pencitraaan atau bahkan membuat berita bohong," ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang menemaninya tadi mengatakan, program ini bagian dari rencana pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan dan menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat tidak mampu. "Rumah itu harus ada jendelanya, agar sirkulasi udara terjaga. Termasuk juga harus ada jambannya, supaya tidak BAB sembarangan. Sehingga kesehatan masyarakat terwujud. Program ini harus dikawal. Tidak boleh ada potongan sepeserpun. Saya juga meminta desainnya supaya tahan gempa," imbuhnya.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Magelang M Yusuf Sakir mengapresiasi bantuan dari APBN ini. Menurutnya, kemampuan daerah terbatas sehingga butuh bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi. Menurutnya, di wilayah ini ada 70 ribu runah tidak layak huni. Dan di tahun 2018 ini baru ada anggaran Rp 5 miliar untuk program RTLH.

Kepala Desa Candiretno Secang, Muh Fauzi, mengucapkan, terima kasih atas bantuan tersebut, sehingga mampu memberikan pengaruh kesejahteraan dan kesehatan warganya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI