Obyek Wisata Swasta Belum Bagi Hasil dengan Pemkab

Editor: Ivan Aditya

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Sejumlah obyek wisata yang dikelola oleh pihak swasta di Kebumen yang menggunakan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen dalam operasionalnya, hinga kini para pengelolanya belum memberikan bagi hasil bagi Pemkab Kebumen.

"Sejumlah obyek wisata di Kebumen ada yang dikelola oleh perusahaan swasta maupun desa atau desa wisata. Di antara obyek-obyek wisata tersebut ada yang menggunakan aset milik Pemkab Kebumen seperti jalan kabupaten. Namun sayangnya hingga kini mereka belum memberikan sepeserpun bagi hasil pendapatan untuk kas daerah sebagai kontribusi bagi PAD (pendapatan asli daerah) Kebumen," ujar Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata  (Disporawisata) Kebumen, Azam Fathoni MSi di ruang kerjanya, Kamis (26/10/2017).

Menurut Azam, pengelolaan obyek wisata oleh Pemkab Kebumen maupun pihak swasta seharusnya ada bagi hasil pendapatan antara pengelola dengan pemilik aset. "Dengan aturan tersebut, Pemkab Kebumen setiap tahunnya selalu rutin membagi hasil pendapatan obyek-obyek wisata yang dikelola Pemkab dengan pihak lain yang sebagian asetnya berada di dalam obyek wisata tersebut," ujar Azam.

Adapun pihak lain yang asetnya berada di obyek wisata yang dikelola oleh Pemkab Kebumen adalah Perum Perhutani dan desa-desa di beberapa kecamatan. "Menurut kami apabila perusahaan swasta maupun desa mengelola obyek wisata dengan menggunakan aset milik Pemkab Kebumen di dalamnya, seyogyanya mereka pun memberikan bagi hasil pendapatan bagi kas daerah Kabupaten Kebumen," jelas Azam.

Terpisah, Staf Ahli Bupati Kebumen Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Ageng Sulistyo Handoko SIP, menyatakan keinginan Kepala Disporawisata Kebumen tersebut adalah sebuah keinginan positip untuk peningkatan PAD Kebumen. "Untuk merealisasikannya harus diupayakan musyawarah antara kedua belah pihak dihasilkan pemahaman yang sama," ujar Ageng. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI