Okupansi Tempat Tidur RS Pasien Covid-19 di Magelang 36,84%

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG, KRJOGJA.com – Okupansi Tempat Tidur (TT) untuk pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Magelang terus menurun. Hal ini seiring dengan samakin banyaknya pasien terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh. Hingga Selasa (24/08/2021), okupansi TT di sejumlah rumah sakit di wilayah ini ada 36,84 persen.

“Semoga akan terus menurun dan semakin banyak pasien terkonfirmasi Covid-19 yang sembuh. Sebaliknya, akan semakin sedikit tambahan pasien terkonfirmasi baru maupun meninggal,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Untuk hari ini ada tambahan 83 pasien terkonfirmasi sembuh. Terbanyak berasal dari Kecamatan Kajoran 17 orang dan Secang 14 orang. Kemudian 12 orang dari Borobudur, 10 orang Pakis, 8 orang Mungkid, 4 orang dari Kaliangkrik, Srumbung dan Muntilan. Selain itu juga ada 2 orang dari Salam, Sawangan, Tempuran dan Ngluwar. “Ada juga 1 orang dari Mertoyudan dan Tegalrejo,” katanya.

Namun demikian, hari ini ada tambahan 32 pasien terkonfirmasi baru. Sebanyak 12 orang diantaranya dari Mertoyudan, 5 orang dari Secang dan 4 orang dari Sawangan. Selain itu juga ada 2 orang dari Windusari, Mungkid dan Srumbung. Kemudian ada 1 orang dari Kajoran, Salam, Tempuran, Ngluwar dan Bandongan.

“Hari ini juga ada tambahan seorang meninggal terkonfirmasi dari Srumbung dan 3 alih status meninggal terkonfirmasi, dari Mertoyudan, Borobudur dan Sawangan. Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 22.377 orang. Terdiri dari 389 orang dalam penyembuhan, yakni 99 orang dirawat dan 290 orang isolasi mandiri. Kemudian ada 20.937 orang sembuh dan 1.051 orang meninggal,” jelasnya.

Sementara untuk pasien suspek, saat ini ada tambahan 16 orang. Namun ada tambahan 5 orang sembuh dan 1 orang alih status terkonfirmasi dari Kecamatan Mertoyudan. “Kini jumlah pasien kumulatifnya menjadi 2.598 orang. Rinciannya, 41 orang dirawat, 2.148 orang sembuh, 27 orang isolasi mandiri dan 382 orang selesai isolasi mandiri,” pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI