Operasi Cipta Kondisi Jaring Pasangan ‘Ilegal’

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (KRJogja.com) – Kegiatan Operasi Cipta Kondisi di beberapa kos-kosan dan hotel wilayah Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang, Kamis (8/6/2017) siang, berhasil menjaring beberapa pasangan muda-mudi yang tidak dapat menunjukkan identitas surat nikah.

Demikian antara lain dikemukakan Kapolsek Mertoyudan Kabupaten Magelang AKP Panca Widarso SH kepada KRJogja.com usai memimpin kegiatan operasi cipta kondisi. Operasi ini diikuti beberapa anggota Polsek Mertoyudan, anggota Koramil Mertoyudan, Kantor Kecamatan Mertoyudan, Satpol PP dan Trantib.

Kegiatan diantaranya dilakukan di beberapa lokasi kos-kosan. Dalam kegiatan ini tidak ditemukan senjata tajam, narkoba, bahan peledak, pencurian dengan unsur kekerasan, curat, premanisme maupun lainnya. 
Kapolsek Mertoyudan Magelang mengatakan pihaknya akan bertindak tegas terhadap mereka yang melanggar aturan, termasuk masalah peredaran minuman keras maupun lainnya. "Bila nongol, akan langsung dibabat," tegasnya.

Mereka yang tidak dapat menunjukkan identitas surat nikah langsung dibawa ke Polsek Mertoyudan untuk memperoleh pembinaan. Tidak hanya Kapolsek Mertoyudan yang memberikan pembinaan, tetapi juga Camat Mertoyudan Drs Wisnu Harjanto SSos MM. Ceramah agama juga disampaikan KH Mahfud Sidiq di forum ini. Di Polsek Mertoyudan mereka juga diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.

Dalam kesempatan ini Kapolsek Mertoyudan diantaranya mengatakan dalam kegiatan operasi kepolisian yang ditingkatkan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H ini sasarannya antara lain miras, sajam, curas, curat, premanisme maupun lainnya.

KH Mahfud Sidiq diantaranya mengatakan Bulan Ramadan ini merupakan bulan suci, karena itu jangan sampai dikotori dengan hal-hal maupun perilaku yang buruk. Sebelum terlambat, diharapkan untuk segera menyadari dan jangan sampai tersesat. "Jadilah anak yang bisa membanggakan orangtua," tambahnya. (Tha)

 

BERITA REKOMENDASI