Optimalisasi TIK, Pengembangan Pariwisata Diselaraskan Smart City

Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Kemenkominfo RI Bambang Dwi Anggono, mengatakan sejumlah tantangan dan hambatan harus dihadapi dalam upaya menggairahkan kembali sektor pariwisata. Jangan sampai perangkat daerah hanya terjebak rutinitas di kalangan birokrasi, dimana semua mengandalkan APBD. Apalagi menganggap Smart City sekedar proyek TIK. Tantangan lain yang harus diatasi adalah belum dominannya e-Leadership, serta kurangnya inovasi. “Tantangan tersebut harus bisa ditemukan solusinya, yaitu dengan komaborasi sinergis seluruh elemen,” ujarnya.

Kepala Dinas Kominfo Wonosobo Eko Suryantoro, mengaku siap mengawal arah pengembangan sektor pariwisata dengan penguatan implementasi Smart City. Bahkan untuk mendukung sektor pariwisata, terutama yang berbasis alam, pihaknya telah memasang jaringan internet pendukung di desa-desa wisata, seperti di Desa Dieng Kecamatan Kejajar, Desa Wisata Kumejing Kecamatan Wadaslintang.

Tahun ini, lanjutnya, pihaknya juga masih terus berupaya untuk penguatan jaringan di 2 desa wisata, yaitu Desa Krinjing Kecamatan Watumalang dan Desa Mergolangu Kecamatan Kalibawang, yang saat ini memang minim akses jaringan telekomunikasi. “Kami siap untuk berkolaborasi dengan semua pihak terkait demi kemajuan sektor pariwisata di daerah,” pungkasnya. (Art)

BERITA REKOMENDASI