Over Load, 3000 Napi Jakarta Disebar di Jateng

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 3.000 nara pidana (Napi) dari wilayah Jakarta bakal disebar di berbagai Rumah Tahanan Negara (Rutan) di wilayah Jawa Tengah, terutama di Rutan Pekalongan dan Banyumas.

"Namun sebelumnya kita terima dulu di Rutan Kedung Pane Semarang," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jawa Tengah Drs Djoni Priyatno BcIP SH MH, usai serah terima jabatan Kepala Rutan IIB Kabupaten Purworejo, Senin (9/10/2017).

Kepala Rutan Purworejo yang sebelumnya dijabat Pelaksana Tugas (Plt) Nana Hardiyana BcIP SSos digantikan Cahyono Adhi Satriyanto BcIP SH. Nana Hardiyana akan menempati Pos Baru di Kanwil Kemenkum HAM DKI, sedang Cahyono Adhi Satriyanto sebelumnya menjabat sebagai Kepala Rutan Narkotika Nusakambangan Cilacap.

Menurut Djoni Priyatno, pengiriman 3.000 napi  itu karena Rutan di Jakarta, terutama Rutan Cipinang dan Salemba sudah sangat padat penghuni sehingga butuh pengalihan ke Rutan lain yang masih memungkinkan. Terutama di Jawa Tengah. "Sebagian Rutan di Jawa Tengah belum over load, sehingga masih mungkin untuk menampung limpahan Napi ini," katanya.

Ke 3.000 Napi ini lanjut Djoni Priyatno, terdiri dari berbagai kasus kriminal, dan masa tahanan mereka masih cukup panjang. "Memang sudah ada yang tinggal satu atau dua tahun, nanti kita pilih. Yang tinggal satu tahun atau bahkan kurang, kita limpahkan ke daerah, termasuk Rutan Purworejo," jelasnya.

Dikatakan pula, untuk Rutan Purworejo sendiri masih memungkinkan untuk ditambah 100 napi karena ruang tahanannya masih cukup. "Melihat tempat tahanan di sini, masih memungkinkan untuk ditambah 100 napi lagi," tandasnya.

Sementara itu dalam pisah sambut kepala lapas Purworejo Djoni Priyatno meminta kepada Kalapas baru untuk bersosialisasi dengan satuan kerja perangkat daerah di Purworejo, terutama dengan Pemkab dan Kepolisian. "Hindari berbagai tindakan yang tidak terpuji, terutama pungutan liar (Pungli). Khusus pungli kami tidak main-main," tegasnya. (Nar)

BERITA REKOMENDASI