Pabrik Rokok Diminta Serap Tembakau Rakyat

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Bupati Temanggung, Mulyadi Bambang Sukarno meminta pada perwakilan pabrik rokok yang ada di daerah tersebut untuk membeli tembakau rajangan hasil panen petani di lereng Gunung Sumbing, Sindoro dan Prau dengan harga yang menguntungkan. Untuk itu pihaknya siap mengawal agar tembakau rakyat terserap di perusahaan rokok.

“Kami akan kawal agar nantinya pabrik rokok membeli semua tembakau petani Temanggung," kata Mulyadi Bambang Sukarno di Temanggung, Kamis (18/08/2016).

Dikemukakannya, dalam waktu dekat ini ia akan membicarakan harga dan pembelian tembakau rakyat dengan pimpinan perwakilamn pabrik rokok yang ada di Temanggung. Selaku kepala daerah ia meminta harga dan pembelian harus sama-sama menguntungkan, yakni petani dan pembeli.

Mengenai kuota pembelian tembakau oleh pabrikan pada panen tahun ini, Dikemukakanya sejak awal tahun lalu dua pabrik rokok yakni PT Djarum Kudus dan PT Gudang Garam Kediri sudah menentukan kuota pembelian. "Kuotanya sudah ditentukan, pada panen raya tahun ini kedua pabrik tersebut pasti membeli tembakau Temanggung, setiap tahun ke dua pabrik ini selalu membeli tembakau," katanya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Perkebunan, Distanbunhut Kabupaten Temanggung, Untung Prabowo, mengatakan PT Gudang Garam akan melakukan pembelian sebanyak 8.500 ton tembakau rajangan kering dan PT Djarum akan membeli 4.500 ton. Dikatakan dengan jumlah rencana pembelian tersebut, produksi tembakau Temanggung bisa terserap pabrik, dengan estimasi per hektare bisa menghasilkan delapan kuintal tembakau rajangan kering.

"Total luas tanaman tembakau sekitar 16.222 hektare produksi tembakau rajangan kering hanya sekitar 12.976 ton. Padahal total pembelian kedua pabrik sekitar 13.000 ton," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI