PAD Kota Magelang Naik Signifikan, Sekitar 252,9 Persen

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG, KRJogja.com – Apel pagi luar biasa digelar di halaman belakang Kantor Walikota Magelang, Rabu (29/1/2020). Apel yang dipimpin Walikota Magelang Ir H Sigit Widyonindito MT ini dikaitkan dengan penyerahan SPPT PBB-P2 Kota Magelang Tahun 2020. Di forum ini Walikota Magelang secara simbolis menyerahkan SPPT PBB-P2 kepada ketiga camat di Kota Magelang, untuk kemudian didistribusikan kepada wajib pajak di wilayah masing-masing.

 

Walikota Magelang di forum ini diantaranya mengatakan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Magelang selama kurun waktu 7 tahun terakhir mengalami kenaikan signifikan 252,9 persen, dari Rp 107.739.838.961,- di tahun 2013 lalu dan di akhir Desember tahun 2019 lalu meningkat menjadi Rp 272.559.701.467,-. Kenaikan ini sebagai bukti keseriusan dalam mengelola dan menjaga kesinambungan fiskal di daerah untuk membiayai pembangunan di Kota Magelang.

Capaian ini juga menjadikan Kota Magelang sebagai role model atau rujukan bagi daerah-daerah lain. Juga disampaikan penghargaan kepada para pengelola pajak daeeah terhadap prestasi yang diraih ini, dan meminta untuk tidak lantas berpuas diri. Walikota Magelang meminta untuk meningkatkan motivasi dan mempererat teamwork, sehingga kinerja semakin baik dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Salah satu kontribusi dari pencapaian target realisasi PAD berasal dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Sejak dikelola Pemerintah Kota Magelang mulai tahun 2013 lalu, realisasi PBB-P2 menunjukkan tren meningkat setiap tahunnya. Tahun 2019 menargetkan penerimaan sebesar Rp 6 milyar, realisasi penerimaannya tercatat Rp 6.686.654.782,-.

Pada tahun fiskal 2020 ini, sesuai penetapan APBD Tahun Anggaran 2020, target PBB-P2 sebesar Rp 6,1 milyar dengan pokok ketetapan sebesar Rp 7.129.017.670,- dengan SPPT yang diterbitkan 36.770 objek pajak, tumbuh 0,70 persen dari tahun sebelumnya, yaitu sebesar 36.511 SPPT.

Kenaikan target tersebut oleh Walikota Magelang dinilai wajar. Kalau bekerja sama dengan kemarin, kata Walikota Magelang yang didampingi Wakil Walikota Magelang Dra Windarti Agustina, Sekda Kota Magelang Drs Joko Budiono MM maupun lainnya, termasuk dalam golongan yang merugi. Karena itu setiap tahunnya harus meningkat. Ada banyak kiat yang dilakukan agar masyarakat lebih bersemangat dalam membayar PBB-P2, rewardnya juga ada. Yang sudah baik, terus ditingkatkan. Pendekatan kepada masyarakat juga yang baik dan humanis. PBB-P2 yang dibayarkan masyarakat dikembalikan, diantaranya dalam bentuk pelayanan-pelayanan, baik berupa pembangunan jalan yang bagus, pendidikan, fasilitas semakin memadai maupun lainnya. (Tha)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI