Pandemi Covid-19, Dana 22 M Untuk Pembangunan Fisik

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Anggaran pembangunan fisik dan infrastruktur di Kabupaten Temanggung 2020 pada masa Pandemi Covid-19 meningkat meski anggaran serupa di APBN dikurangi dan dialihkan untuk penangana Pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Temanggung Hendra Sumaryana mengatakan total dana pembangunan fisik dari APBN yang didapat Pemkab Temanggung mencapai lebih dari Rp 22 miliar. “Kami mampu berkomunikasi dengan pemerintah pusat dan meyakinkan bahwa pembangunan tersebut sangat dibutuhkan warga dan salah satunya untuk menggerakkan perekonomian di masa pandemi Covid-19,” kata Hendra, Minggu (13/9)

Dia menyampaikan pembangunan fisik itu yakni pembangunan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (Pisew) yang totalnya mencapai Rp 7,8 miliar di 35 desa di 13 kecamatan. Antara lain, Kecamatan Parakan, Bansari, Bulu, Tlogomulyo, Tembarak Kranggan dan Ngadirejo. Masing-masing titik dianggarkan sekitar Rp 600 juta.

Kegiatan Pisew, katanya untuk pembangunan jalan antar desa, yang berupa pembuatan jalan beton, pengaspalan, paving dan pengerasan jalan. Tujuan Pisew untuk pemberdayaan masyarakat dengan padat karya, atau dana dikelola masyarakat namun pelaksanaanya dalam pengawasan tim dari DPU.

BERITA REKOMENDASI