Panen Meluas, Harga Beras Mulai Turun Bertahap

Editor: KRjogja/Gus

KEBUMEN (KRJOGJA.com) – Panen padi untuk musim tanam I 2017/2018 di Kebumen hingga Jum'at (16/02/2018) kian meluas. Seiring hal itu, harga beras di pasaran pun mulai turun secara bertahap.

" Dimulainya musim panen padi sejak seminggu yang lalu ternyata sangat  berpengaruh terhadap penurunan harga beras. Karena, tak hanya di Kebumen, juga di berbagai daerah di Jawa Tengah maupun Daerah Istimewa Yogyakarta. Sehingga panen yang meluas ini secara otomatis berimbas terhadap turunnya harga beras," ungkap pengepul padi sekaligus pedagang beras, H Ahmad, di kiosnya yang berada di Pasar Tumenggungan Kebumen, Jum'at (16/02/2018).

Menurut Ahmad, sampai Jum'at harga beras kelas biasa seperti IR 4, Cisadane, C4 dan Ciherang sudah turun dari Rp 11 ribu/kilogram menjadi Rp 10 ribu/kilogram. Penurunan sebesar Rp 1.000,-/kilogram ini bagi pedagang merupakan sebuah penurunan yang lumayan besar. Sedangkan beras kelas istimewa seperti Pandan Wangi, Mentik Wangi dan Rojolele yang harganya Rp 13 ribu/kilogram, tingkat penurunan harganya lebih kecil, hanya Rp 500,-/kilogram karena jumlah panennya yang masih terbatas.

Sedangkan menurut Hj Maryati, pedagang beras lainnya di Pasar Tumenggungan Kebumen, dirinya memperkirakan panen raya padi atau panen padi secara meluas di 26 kecamatan di Kebumen akan terjadi pada minggu kedua Maret 2018. Saat panen raya itu diperkirakan harga beras bisa kembali normal seperti semula. Seperti beras sedang yang kini mencapai Rp 10 ribu/kilogram bisa turun 
menjadi Rp 7 ribu/kilogram.

" Panen raya padi di Kebumen biasanya adalah panen padi secara merata di 26 kecamatan. Kalau saatini panen baru dilakukan di sejumlah kecamatan di Kebumen bagian selatan seperti Gombong, Adimulyo, Sruweng, Petanahan, Klirong, Mirit dan Ambal. Sedangkan Kebumen bagian tengah dan utara seperti Kecamatan Kebumen, Kutowinangun, Prembun, Alian, Padureso dan Poncowarno, belum mulai panen," ujar Maryati. (Dwi) 

 

BERITA REKOMENDASI