Panen Padi Wujudkan Ketahanan Pangan Saat Pandemi

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Polri, TNI dan petani di Kabupaten Temanggung menggelar panen raya padi untuk mewujudkan ketahanan pangan dalam situasi pandemi Covid-19 di wilayah tersebut di Desa Soropadan Kecamatan Pringsurat Temanggung.

Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali, Rabu (19/08/2020) mengatakan Polri sangat mendukung petani dalam budi daya tanaman pangan yang salah satunya adalah padi, yang merupakan makanan pokok. “Polri mendukung kelestarian sawah dan ketahanan pangan. Sawah betul-betul dipertahankan sebagai lumbung pangan,” kata Muhammad Ali pada panen raya, Selasa (18/08/2020).

Ia mengatakan pentingnya dukungan pada petani dalam berbagai bentuk untuk budidaya padi dan mempertahankan sawah, untuk dapat berdikari dalam pangan. Sebab ketahanan pangan yang kuat, membuat masyarakat tidak kelaparan. “Persawahan ini tidak boleh dialihkan ke fungsi lain,” katanya.

Kades Soropadan Iskandar mengatakan terdapat areal persawahan seluas 141 hektare di Desa Soropadan namun sekitar 5 hektare untuk Agroekspo Soropadan. “Persawahan telah dilengkapi irigasi tersier sehingga bisa panen setidaknya dua kali dalam satu tahun,” kata dia, sembari mengatakan hasil produksi rata-rata 8 ton perhektare.

Sekda Temanggung Heri Agung mengatakan Temanggung sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Tengah. Pihaknya telah menetapkan sawah lestari guna memastikan kemantapan ketahanan pangan. “Kami yakin target 28 ribu ton beras akan tercapai untuk ketahanan pangan,” kata dia.

Dandim 0706 Temanggung Letkol Kurniawan mengatakan sawah harus dilestarikan demi ketahanan pangan. Anak cucu harus diajari bertani dan tetap semangat untuk bertani. Sehingga diperlukan kerjasama dari semua pihak. “TNI dan Polri berperan sebagai motivator masyarakat agar petani, tetap bertanam dan jangan sampai alih fungsi lahan,” kata dia.(Osy)

BERITA REKOMENDASI