Panggil Pemkab, DPRD Purworejo Klarifikasi Surat KASN

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Komisi I DPRD Purworejo memanggil sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengklarifikasi tentang surat rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang beredar melalui pesan WhatsApp (WA). Pihak legislatif ingin memastikan keaslian surat tersebut dan meminta pemkab melaksanakan rekomendasi apabila surat itu benar-benar produk rekomendasi KASN.

Adanya polemik surat rekomendasi itu berawal dari pengambilan sumpah dan jabatan administrator pada 16 September 2021. Namun, ada ASN yang merasa dirugikan karena dimutasi ke jabatan yang dinilai lebih rendah, sehingga melapor ke KASN. Lalu beredar tangkapan layar surat rekomendasi KASN lewat pesan WA.

“Menanggapi beredarnya salinaan surat itu, maka kami mengundang pihak eksekutif untuk mengklarifikasi. Secara kelembagaan, kami juga belum menerima surat itu, dan saya tahu ada surat itu juga lewat grup WA,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Purworejo Tursiyati, menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, Kamis (02/12/2021).

Komisi I mengundang Asisten I Sekda Bambang Susilo dan Kepala BKD Purworejo drg Nancy Megawati. Rapat klarifikasi itu digelar tertutup di dalam ruang komisi.

Berdasarkan hasil klarifikasi, kata Tursiyati, pihak eksekutif pun merasa belum menerima surat rekomendasi tersebut. “Bahkan tujuan suratnya saja tidak tercantum, tapi foto salinan surat itu tersebar di media sosial,” ucapnya.

Tursiyati menambahkan, pihaknya akan menelaah surat tersebut hingga menanyakan langsung kepada KASN. “Apabila memang suratnya benar, maka sesuai undang-undang harus segera ditindaklanjuti dan dilaksanakan,” tegasnya.

Salinan surat rekomendasi KASN yang beredar itu bernomor B-4172/KASN/11/2021 tanggal 19 November 2021 dan ditandatangani Kepala KASN Agus Pramusinto. Isi surat itu antara lain bahwa KASN telah memeriksa laporan pengaduan terkait mutasi pegawai di lingkungan Pemkab Purworejo.

Surat juga memuat rekomendasi agar Bupati meninjau kembali SK 821/2/6319/2021 tanggal 16 September 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan pegawai Jabatan Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo.

Selain itu, KASN juga merekomendasikan lima pejabat yang diturunkan jabatannya, dikembalikan ke eselon IIIa. Surat juga mencantumkan rekomendasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap lima pejabat tersebut apabila diduga terdapat pelanggaran.

Sementara itu, salah satu pejabat yang melapor ke KASN Bambang Gatot Seno Aji mengungkapkan, dirinya menerima surat rekomendasi seperti santer beredar di media sosial. Gatot mengaku menerima surat itu pada Senin 22 November 2021.

Adapun menyoal laporan, Bambang Gatot mengaku melakukannya karena merasa dirugikan karena jabatannya sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan dimutasi menjadi Sekcam Kaligesing.

“Rasanya saya tidak pernah melakukan pelanggaran disiplin. Terkait hasil klatifikasi dikatakan belum menerima tembusan, silakan saja, meskipun informasi yang saya terima, gubernur juga sudah menerima salinan surat itu. Hanya yang terpenting adalah, saya meyakini surat itu asli dari KASN,” tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI