Pasokan Elpiji Ditambah Jelang dan Pascalebaran

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pertamina akan menambah pasokan elpiji tiga kilogram untuk Kabupaten Purworejo 12 hari menjelang, saat dan pascalebaran. Lima agen penyalur akan mendapat tambahan alokasi total 2.800 perhari dari kuota normal mereka.

Tambahan alokasi untuk memastikan tercukupinya kebutuhan elpiji masyarakat Purworejo. "Pertamina punya skema untuk memastikan alokasi cukup saat ada lonjakan permintaan. Alokasi tambahan mulai disalurkan H – 6 lebaran atau Senin (19/06/2017) kemarin," ujar C Panji Pranowo, koordinator agen elpiji Purworejo kepada KRJOGJA.com, Selasa (20/06/2017).

Pertamina menambah alokasi hingga H – 1 lebaran dan dilanjutkan pada hari kedua lebaran hingga H + 5 lebaran. Setelah itu, alokasi dikembalikan kepada kuota normal.

Meski demikian, Pertamina juga memiliki opsi untuk menambah alokasi di atas jumlah kuota tambahan apabila ada laporan kelangkaan gas di Purworejo. "Kami kira sangat mencukupi. Selain itu, Pertamina juga menambah alokasi elpiji non subsidi seperti Bright Gas 5,5 kilo, 12 kilo dan elpiji tabung 12 kilo," katanya.

Lima agen elpiji memiliki kota berbeda. Seluruh agen mendapat jatah menyalurkan 16.800 tabung elpiji bersubsidi dalam sehari. Ditambahnya alokasi membuat pasokan gas melonjak menjadi 19.600 tabung perhari.

Panji mengatakan belum ada laporan kelangkaan gas elpiji di Kabupaten Purworejo. Cuitan beberapa warga di media sosial yang mengaku sulit mendapat gas mengindikasikan terjadi panic buying atau kepanikan sesaat seiring meningkatnya kebutuhan. Agen dan satgas elpiji Pertamina terus memantau pasokan dan permintaan elpiji.

Untuk menjamin elpiji sampai konsumen dengan harga sesuai HET, pihak agen mengedukasi pangkalan resmi di bawahnya untuk membatasi penjualan kepada pedagang pengecer. "Saat momen khusus, kami minta pangkalan jual elpiji langsung ke masyarakat dan usaha mikro. Kami juga sudah buat jadwal pangkalan siaga yang tidak libur saat lebaran," tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI