PBVSI Temanggung Segarkan Pelatih

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Temanggung gelar penyegaran pelatih bola voli agar tetap mencetak atlet handal di era pandemi Covid-19, Senin (02/11/2020).

Sekretaris PBVSI Jumiyanto mengatakan penyegaran diikuti sekitar 30 orang pelatih bola voli dari berbagai klub, dengan tujuan selain menyegarkan wawasan dan pengetahuannya juga mengasah profesionalitas. Sehingga tetap dapat mencetak atlet handal di era pandemi Covid-19.

“Era pandemi Covid-19, pembinaan atlet bola voli tetap dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan. Tugas pelatih untuk memastikan aturan berjalan dan pembinaan juga berjalan,” kata Jumiyanto.

Dia mengatakan menjadi tantangan bagi pelatih untuk dapat melatih para pemain dengan baik dan optimal di era Pandemi Covid-19. Melatih dapat dikombinasikan dengan pertemuan atau virtual.

“Saat melatih dengan pertemuan fisik, harus diperhatikan penerapan protokol kesehatan agar tidak ada penularan, atau mencegah penularan Covid-19,” kata dia sembari mengatakan protokol kesehatan yang diterapkan antara lain menjaga jarak dan sering cuci tangan.

Jumiyanto mengatakan penyegaran disampaikan 2 orang nara sumber dari PBVSI Pengprov Jawa Tengah yakni Suhariyanto dan Sarnam yang selama ini menekuni dunia kepelatihan bola voli dengan mengantongi sertifikat pelatih nasional.

Materi pelatihan meliputi teori dan praktek dan diselingi dialog interaktif yang berlangsung dinamis dalam nuansa sportifitas. Untuk materi teori berlangsung di omah keboen, sedang materi praktek dilaksanakan di GOR Bambu Runcing Temanggung.

Sekretaris Komite Olah raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Temanggung Budi Leksono mengatakan dengan penyegaran pelatih, kemampuan pelatih dalam melatih para pemainnya semakin meningkat dan profesional sehingga mampu mencetak pemain bola voli baik putra maupun putri yang handal dan berkualitas.

“Kami berharap atlet bola voli Temanggung semakin berprestasi. Dan olahraga bola voli semakin maju di skala regional, dan nasional,” katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI