PDM Magelang Sampaikan Salat Id Dilakukan di rumah

MAGELANG, KRJOGJA.com – Didalam agama ada petunjuk untuk menjalani kehidupan agar tidak menimbulkan kemudharatan yakni sesuatu yang tidak baik sehingga berdampak pada kerugian bagi diri sendiri dan juga orang lain. Oleh karenanya terkait pelaksanaan ibadah sebagai bagian dari pelaksanaan ajaran agama, juga mempertimbangkan keselamatan didalamnya.

“Pada masa darurat kesehatan akibat wabah Coronavirus Disease (Covid-19) seperti saat ini sudah seharusnya seluruh kegiatan di masyarakat termasuk dalam hal ini kegiatan ibadah perlu mempertimbangkan aspek kesehatan,” demikian disampaikan Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Magelang, Jumari Selasa (18/06/2020).

Disampaikan, salah satu potensi terjadinya kerumunan manusia dalam pelaksanaan ibadah dalam waktu dekat ini adalah terkait Salat Idul Fitri (Salat Id). Terkait hal tersebut Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah mengeluarkan Edaran Nomor 04/ EDR/ I.0/ E/ 2020 Tentang Tuntunan Shalat Idul Fitri Dalam Kondisi Darurat Pandemi Covid-19.

“Dalam edaran tersebut disebutkan bahwa apabila pada 1 Syawal 1441 Hijriyah yang akan datang pihak berwenang dalam hal ini pemerintah belum mencabut status darurat kesehatan dan belum dinyatakan bebas dari pandemi covid-19 maka Salat Id di lapangan sebaiknya ditiadakan atau tidak dilaksanakan,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI