Pedagang Desak Perbaikan Atap Pasar Rejo Amertani

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Pedagang sayur dan buah di pasar Kliwon utara atau pasar Rejo Amertani Temanggung meminta Pemerintah Kabupaten Temanggung segera memperbaiki atap pasar bocor. Kebocoran yang telah berlangsung lebih dari satu tahun itu merugikan pedagang, sebab air membasahi barang dagangan dan membuat busuk.

Seorang pedagang Sumiyati mengatakan telah berulangkali berkeluh pada pengelola pasar tentang kebocoran atap pasar agar segera diperbaiki, namun diminta untuk bersabar. “Pak kepala kemarin lalu membeli pisang, saat kami berkeluh, kami diminta bersabar. Telah berulang kali kami berkeluh jawabannya sama,” kata Sumiyati, Kamis (04/03/2021).

Dia mengatakan tidak terhitung kebocoran pada atap di blok sayur dan buah yang jumlah pedagangnya sekitar 35 orang tersebut. Untuk mengurangi kebocoran, pedagang terpaksa swadaya menyewa jasa perbaikan atap. Tetapi kebocoran masih saja terjadi. “Kontruksi atap telah parah, harus diganti atapnya, jika hanya ditambal akan percuma sebab bocor di sana-sini,” kata dia.

Pedagang lainnya, Supiah berkisah saat hujan datang air langsung turun dibalik atap yang berlubang. Pedagang menyelamatkan barang dagangan dengan menutupi dengan plastik, sementara pedagang memakai jas hujan sambil jualan.

“Tidak ada bedanya di luar pasar dan di dalam pasar, kehujanan. Jika tidak memakai mantel atau jas hujan akan basah dan kedinginan,” kata dia.

Disampaikan hujan pada pagi hari sebagai alamat akan merugi, karena biasanya tidak ada konsumen yang mendekat dan tidak ada pendapatan. Padahal harus membayar retribusi. “Barang dagang yang basah karena air hujan, akhirnya rusak dan tidak terjual. Kami merugi,” kata dia.

Siyami mengatakan talang yang tidak lagi presisi di pinggir atap menambah derita pedagang. Di saat hujan, air menggucur deras seperti pancuran. “Selokan yang tersumbat membuat air meluap,” kata dia.

Dia dan juga pedagang lainnya di blok tersebut meminta pemerintah segera memperbaiki atap bangunan. Setidaknya pada ramadan telah selesai sehingga dapat berjualan dengan nyaman. Kemarin memang telah ada penggantian atap tetapi hanya di sudut.

Kepala Dinas UMKM, Koperasi, dan Perdagangan Kabupaten Temanggung Sri Hariyanto mengatakan telah meninjau kerusakkan atap pasar tersebut. Faktor usia yakni sekitar 9 tahun, yang menyebabkan atap rusak. “Kami telah merancang perbaikan, semoga lekas dapat direalisasikan,” kata dia. (Osy)

BERITA REKOMENDASI