Pelajar Terlibat Peringati Hari Antikorupsi

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Kalangan pelajar dilibatkan Kejaksaan Negeri Temanggung dalam memerangi korupsi di kabupaten tersebut. Keterlibatan itu dengan kampanye anti korupsi di media sosial dan masyarakat serta pelaporan indikasi korupsi.

Kepala Kejaksaan Negeri Temanggung Sisca Juwariyah mengatakan pelajar yang dilibatkan dalam memerangi korupsi mulai dari SMP, SMA, hingga mahasiswa. " Mereka kaum milenial, mereka mendapat pemahaman tentang korupsi dan bergerak dalam memerangi," kata Juwariyah, Senin (9/12).

Dia mengatakan itu ditemui disela peringatan hari antikorupsi yang digelar kejaksaan negeri. Peringatan diantaranya dengan lomba vlog pelajar, sosialisasi antikorupsi, pembagian bunga dan penempelan stiker di kendaraan milik pemerintah dan masyarakat.

Dia menyampaikan kejaksaan negeri Temanggung sedang menangani sejumlah kasus korupsi yang diantaranya di BKK Pringsurat. Mantan dirut BKK Pringsurat Suharno dan mantan Direktur BKK Pringsurat Riyanto sudah mendekam di penjara. Sedangkan mantan pegawai, Triyono mulai persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor di Semarang, Kamis (12/12). Sedangkan seorang lagi saat ini tengah pelengkapan berkas dan siap dilimpahkan ke pengadilan Tipikor Semarang.

Wakil Ketua DPRD Tunggul Purnomo mengingatkan yang terpenting adalah pelaksanaan bukan peringatan, karena seluruh lapisan masyarakat sangat berharap korupsi di Temanggung hilang dari semua jajaran, baik di Pemda, kecamatran sampai desa. " Desa-desa juga banyak yang belum paham apa itu korupsi, atau praktek korupsi," katanya.

Dia mengatakan pemerintah jangan sampai berkebijakan yang menyimpang ketentuan yang ada dan korupsi, sebab kunci menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat adalah taat aturan dan tidak korupsi. Aparat penegak hukum juga harus serius tangani korupsi. Kami dari legislatif sudah menghindari praktek korupsi dan kini tinggal dari eksekutif," katanya. (Osy) 
 

BERITA REKOMENDASI