Pelaku Ekonomi Kreatif di Borobudur Belajar Digital Marketing

Editor: KRjogja/Gus

Ia mengatakan salah satu tugas instansinya adalah memberikan bimbingan teknis dan pelatihan. Kegiatan kali ini adalah bimbingan teknis, namun karena dilaksanakan pada saat pandemi Covid-19, maka disinergikan dengan gerakan Bersih, Indah, Sehat, dan Aman (BISA) dengan memberikan sarana prasarana kebersihan. “Di sini ada tempat pariwisata, ada Puntuk Setumbu, ada Gereja Ayam dan beberapa tempat lain, sehingga harus bersinergi antara pariwisata dan ekonomi kreatif,” tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein menyampaikan, jika pelaku ekonomi kreatif bidang pariwisata tidak sendirian dalam menghadapi kondisi sulit akibat pandemi ini. “Kita bersama kena dampak Covid. Kita berharap kegiatan seperti ini menjadi stimulus dan motivasi ke depan agar tetap eksis di tengah pandemi,” imbuhnya.

Ia mengaku sudah melihat situasi pariwisata di Kabupaten Magelang dan hasilnya sudah mulai bergerak. Sesuai regulasi yang ada di tengah Pandemi Covid-19 yakni ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) maka kapasitas tempat wisata hanya 30% dari kapasitas normal. “Di akhir kegiatan ini nanti juga ada kegiatan bersih-bersih, nanti kita akan laksanakan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Bag)

 

BERITA REKOMENDASI