Pembangunan JJLS Terganggu Tiang Listrik yang Belum Dipindah

Editor: KRjogja/Gus

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Pekerjaan fisik Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) atau Jalur Pantai Selatan (Pansela) di Kabupaten Kebumen, berlanjut untuk ruas Jladri-Karangbolong-Tambakmulyo sepanjang sekitar 4,5 kilometer. Hanya saja pekerjaan menghadapi kendala berupa tiang listrik yang belum dipindah ke pinggir jalan oleh PLN.

Posisi tiang listrik yang menjadi di tengah jalan setelah dilakukan pelebaran, menjadi kendala untuk melakukan pekerjaan berikutnya. Komisaris PT Karya Adi Kencana (KAK), Khayub Muhammad Lutfi, selaku pelaksana proyek tersebut, berharap PLN segera memindah tiang listrik agar pekerjaan pengaspalan jalan segera bisa dilakukan.

“Kami berharap sebelum lebaran, seluruh tiang listrik sudah dipindah agar pengaspalan bisa dilakukan setelah lebaran,” ujar Khayub yang ditemui wartawan, Senin (27/04/2020).

Target Khayub, pekerjaan sudah selesai di akhir tahun 2020. “Meksi pun kontrak kerja selama 568 hari, namun kami optimistis dalam setahun pekerjaan sudah bisa terselesaikan,” ungkapnya.

Selain menggunakan jalan yang sudah ada (eksisting), JJLS pada ruas Jladri-Karangbolong-Tambakmulyo juga membuat jalan baru yang semula berupa rawa dan persawahan. Di Desa Jladri, Kecamatan Buayan, pembangunan JJLS juga harus membelah gunung batu sepanjang 300 meter. (Suk)

 

BERITA REKOMENDASI