Pembentukan Karakter Libatkan Keluarga dan Masyarakat

Editor: Ivan Aditya

MAGELANG (KRjogja.com) – Untuk membentuk generasi muda berkarakter tidak hanya diperlukan peran sekolah, namun harus melibatkan orang tua dan masyarakat. Selain itu, perlu pembiasaan baik agar kedepan menjadi sebuah budaya. Penanaman nilai kebangsaan dan kebhinnekaan juga diperlukan untuk menjalin dan mempererat kerukunan.

”Dengan penanaman nilai-nilai kebangsaan dan kebhinnekaan ini diharapkan generasi muda menjadi orang yang terbuka terhadap perbedaan bahasa, suku bangsa, agama dan golongan yang dipersatukan oleh kerehubungan untuk mewujudkan tindakkan bersama sebagai satu bangsa dan satu tanah air,” kata Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anis Baswedan dalam seminar nasional di SMA Van Lith Muntilan, Kamis (25/08/2016).

Dikatakan Anies, jika pelibatan orang tua dan masyarakat itu sangat diperlukan untuk pembentukan karakter. “Penguatan peran orang tua dan unsur masyarakat sekitar sekolah itu, diantaranya dengan melibatkan secara aktif dalam kegiatan pembiasaan sikap dan perilaku positif di sekolah. Contoh mengadakan pameran karya siswa pada setiap akhir tahun ajaran dengan mengundang orang tua dan masyarakat. Tujuannya untuk memberi apresiasi pada siswa,” ungkapnya.

Sementara Bruder Kepala SMA Van Lith, Ag Giwal Santoso FIC mengatakan, tema Seminar tadi adalah ‘Pendidikan Karakter’ dalam perspektif tokoh-tokoh pendiri lembaga pendidikan untuk menyiapkan Indonesia 2035. Selain Anies Baswedan, ada tiga pembicara lain yang dihadirkan. Meliputi, Ketua Umum Pawiyatan Luhur Taman Siswa, Prof Dr Sri Edi Swasana, Prof Dr Abdul Munir Mulkhan SU dari Muhammadiyah dan Rm FX Sukendar Wignyosumarta Pr, dari Keuskupan Agung Semarang.

“Tujuan seminar ini, adalah untuk menanamkan dan menumbuhkembangkan pendidikan karakter masing-masing lembaga pendidikan dalam setiap aktivitas pembelajaran. Cara dan bentuk penanaman pendidikan karakter ini, akan menjadi landasan untuk menyiapkan pemimpin Indonesia tahun 2035,” katanya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI