Pemeriksaan Ketat di Masjid An Nur, Bendera Laskar Diamankan

Editor: KRjogja/Gus

MAGELANG (KRjogja.com) – Langkah pengamanan super ketat di lakukan petugas kepolisian kepada para peserta aksi bela Rohingya di Masjid An Nur Sawitan, Kabupaten Magelang, Jumat (08/09/2017). Peserta yang akan melakukan sholat Jumat, diperiksa beberapa tahap. Tak hanya barang bawaan, tapi juga baju dan tas mereka.

"Ini sebagai langkah antisipasi saja. Untuk pengamanan di sekitar masjid, kami kerahkan 450 personil. Mereka menjaga mulai dari pintu samping kanan dan kiri, terutama pintu depan. Kami siapkan juga metal detektor," kata Kapolres Magelang, AKBP Hindarsono.

Para peserta juga kami larang membawa barang bawaan ke dalam masjid. Tidak terkecuali makanan dan minuman. "Makanan dan minuman kami minta ditinggal. Kalau mau sholat jumat, ya semua barang harus ditinggal. Yang jelas, sebatas mereka berdoa, kami akan amankan dan jaga. Namun kalau sampai ada orasi, kami akan bubarkan," tegasnya.

Sejauh ini, lanjutnya, pihaknya sudah amankan sejumlah barang bawaan peserta aksi yang mengandung unsur provokatif. "Kami telah amankan sekitar 50 bendera besar. Sekarang di bawa di mapolres," tandasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI