Pemerintah Rehab Enam Pasar Daerah

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pemerintah akan merehabilitasi enam pasar daerah di Kabupaten Purworejo sepanjang tahun 2017. Pemerintah mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp 12,2 miliar untuk paket pekerjaan itu.

Pasar yang direhabilitasi terdiri atas Pasar Butuh senilai Rp 6 miliar dari dana Tugas Pembantuan (TP) Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, Pasar Seren Gebang dan Ngori Banyuurip Rp 4,1 miliar Dana Alokasi Khusus (DAK). Pasar Jenar Wetan Purwodadi, Banyuasin Loano dan Gebang senilai Rp 2,1 miliar dana APBD Kabupaten Purworejo.

"Rehabilitasi itu implementasi dari target Bupati Purworejo yang menginginkan seluruh pasar daerah berkondisi layak pada tahun 2019," kata Dra Suhartini MM, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo, kepada KRJOGJA.com, Senin (22/05/2017).

Pelaksanaan rehabilitasi itu masih dalam proses lelang perencanaan. Selanjutnya pemerintah mengadakan lelang pekerjaan secara terbuka.

Pelaksanaan fisik pekerjaan diperkirakan setelah lebaran. Pemkab, katanya, membuat perencanaan waktu pekerjaan setelah lebaran agar aktivitas perdagangan di pasar tidak terganggu.

Rehabilitasi tersebut meningkatkan kualitas pasar di Kabupaten Purworejo. "Saat pasar daerah 75 persen dalam kondisi baik. Selain paket rehabilitasi, kami juga menganggarkan pemeliharaan setiap tahun, kecuali untuk Pasar Kutoarjo," ungkapnya.

Pemerintah tidak bisa mengalokasikan pemeliharaan untuk Pasar Kutoarjo karena status kepemilikannya bukan di tangan pemkab. Berdasar perjanjian Hak Guna Bangunan (HGB) di atas Hak Pengelolaan Lahan (HPL), bangunan itu masih dikelola pihak ketiga.

Kondisi pasar tersebut akhir-akhir ini dikeluhkan pedagang karena atapnya bocor, sehingga lantai tergenang saat hujan. "Tetapi kami tidak bisa mengalokasikan perbaikan, kecuali untuk 25 jenis fasilitas umum (fasum) sesuai perjanjian. Untuk atap sudah diluar fasum," ucapnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI