Pemilos Jadi Media Pendidikan Politik Pelajar

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pendidikan politik bagi setiap pelajar menjadi suatu kewajiban. Mengingat mereka inilah yang akan segera menjadi warga masyarakat yang memiliki hak pilik (pemula) dalam setiap perhelatan pesta demokrasi.

“Jangan sampai mereka buta akan politik. Apalagi politik sudah menjadi kewajiban bagi setia warga negara yang sudah memiliki hak pilih,” kata Kepala MA An-Nawawi Berjan Kabupaten Purworjeo H Muslihin Madiani MSi, Rabu (27/9/2017).

Pendidikan politik bagi MA An-Nawawi, diterapkan langsung melalui pemilihan Osis (Pemilos) untuk periode satu tahun kedepan. Berbagai proses tahapan, mulai dari penjaringan bakal calon, penyampaian visi misi, hingga kampanye diberikan kepada para bakal calon ketua Osis. Pemilos ini sebagai media pembelajaran politik bagi para siswa sehingga dikemas seperti Pemilu yang sesungguhnya. “Ada beberapa tahapan dalam Pemilos yang harus dilewati para kandidat,” katanya.

Pemilos diikuti 980 siswa anggota Osis dan para pamong yang juga memiliki hak pilih.

Awalnya ada belasan calon yang mendaftar. Para calon dilakukan fit and proper test yang dilakukan para pengurus Osis periode sebelumnya. Tahapan berikutnya, seleksi wawancara oleh Waka Kesiswaan. Materi wawancara itu diantaranya tentang leadership, keorganisasian dan pengetahuan umum.

Peran guru dalam Pemilos dimaksudkan untuk mengontrol dan memastikan bahwa pasangan calon yang disaring menjadi tiga pasang itu betul-betul kredibel dan memiliki rekam jejak akademis yang bagus. Dari hasil Pemilos ini, pasangan calon (paslon) nomor urut tiga Khoirul Munaji dan Rifki Rohmah terpilih menjadi ketua Osis dengan mengantongi 348 suara, mengalahkan kandidat lainnya Ahmad Rizal Fatkhurohman dan Dewi Rahmawati yang mendapat dukungan 263 suara, serta pasangan Fatkhurohman dan Yuanita Nuraini yang mendapat dukungan 64 suara. (Nar)

BERITA REKOMENDASI