Pemkab Dirikan Dapur Umum di Brenggong

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo mendirikan dapur umum di halaman Kantor Desa Brenggong Kecamatan Purworejo. Dapur umum menyuplai kebutuhan logistik bagi sekitar 72 warga terpapar Covid-19 di desa tersebut.

Kasi Bencana Alam dan Sosial Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsosdukppa) Purworejo Yeni Iswantini mengatakan, dapur umum akan memasak untuk tiga kali makan. “Sekali masak untuk kapasitas 350 bungkus dengan tiga kali sehari, maka total ada 1.050 bungkus nasi dan lauk yang didistribusikan,” ungkapnya menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, Jumat (11/06/2021).

Menurutnya, pendistribusian logistik akan dilakukan hingga isolasi mandiri selesai. Selain dapur umum Dinsosdukppa Purworejo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo juga menyalurkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dapur umum.

Yeni menjelaskan, menu masakan itu dimasak pegawai Dinsos, BPBD dan Taruna Diaga Bencana (Tagana) secara bergiliran. “Kami semua bahu membahu menyediakan makan, supaya warga tidak perlu keluar rumah untuk sekedar membeli kebutuhan makan sehari-hari selama masa isolasi mandiri,” tuturnya.

Bantuan dari berbagai pihak juga mengalir untuk warga Desa Brenggong. Antara lain dari Komunitas Sedekah Seribu Sehari (S3) yang membantu 100 nasi kotak dan sayuran.

Organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Baznas Kabupaten Purworejo menyalurkan bantuan berupa kebutuhan alat mandi. “Polres dan Kodim 0708 Purworejo juga memberikan bantuan sembako,” katanya.

Terpisah, Bupati Purworejo Agus Bastian mengemukakan, peristiwa di Brenggong merupakan letupan dan bukan ledakan kasus Covid-19. Peristiwa tersebut, katanya, dapat dikendalikan pemerintah kabupaten.

Menurutnya, jumlah pasien terkonfirmasi masih fluktuatif. “Dulu kita pernah (zona) merah, dan kembali ke kuning, saat ini geser ke oranye. Peristiwa Brenggong mengingatkan kita bahwa covid-19 masih ada,” tandasnya. (Jas)

BERITA REKOMENDASI