Pemkab Kebumen Galakkan Sekolah Zero Waste dan Adiwiyata

Editor: KRjogja/Gus

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Gerakan sekolah 'zero waste' atau bebas sampah dan sekolah adiwiyata atau sekolah yang memiliki pengelolaan lingkungan hidup yang baik, kian digalakkan di tahun 2020 ini oleh Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkimlh) Kebumen.

"Namun yang menggembirakan, selain mendapatkan pendampingan dari kami, sejumlah sekolah kini sudah berupaya melakukan gerakan pengelolaan lingkungan secara mandiri. Seperti gerakan 'zero waste' di SMK Negeri 1 Puring yang justru merupakan sekolah yang letaknya di kawasan pedesaan," ungkap Kasi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Disperkimlh Kebumen, Alfia Diananita Zulfa MT, di ruang kerjanya, Kamis (30/01/2020).

Menurut Alfia kepedulian sejumlah sekolah di Kebumen terhadap pengelolaan lingkungan di masing-masing sekolah patut diapresiasi. Apalagi di tahun 2019 lalu 7 sekolah Kebumen mulai SD sampai SLTA berhasil mewakili Jawa Tengah dalam kompetisi Adiwiyata tingkat nasional.

" Namun perlu diketahui penilaian terhadap sekolah adiwiyata di tahun 2020 berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan dan Kehutanan Nomor P.52/MenLHK/Setjen/KUM.1/9/2019 mengalami perubahan dari tahun-tahun sebelumnya," ujar Alfia.

Perubahan penilaian tersebut menurut Alfia dari sistem penilaian dan verifikasi diganti dengan sistem pemantauan dan evaluasi dari Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah  (PBLHS). 

Gerakan PBLHS tersebut merupakan aksi kolektif seluruh unsur di sekolah secara sadar, sukarela dan berjejaring serta berkelanjutan di sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan.

" Gerakan ini ditandai dengan sikap dan tindakan warga sekolah dalam menjaga dan melestarikan fungsi lingkungan hidup," ujar Alfia. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI